Atlet MMA dan Savate Bali Akan Tampil Perdana di Jakarta

 Atlet MMA dan Savate Bali Akan Tampil Perdana di Jakarta

Atlet MMA I Wayan Ocsa Permana (kiri) dan atlet Savate, I Ketut Gede Aditya Pratnama Putra. (ist)

MANGUPURA – baliprawara.com

Dua atlet muda Bali, masing-masing dari bela diri campuran atau lebih dikenal dengan mixed martial arts (MMA), dan atlet bela diri baru yakni Savate, akan berlaga untuk pertama tahun 2024 ini di Jakarta. Dari dua kejuaraan ini, satu atlet atas nama I Wayan Ocsa Permana (17 tahun) akan berlaga pada ajang Pertacami Cup 1ST U18 Junior National Championship Jakarta 2024 / Junior National Championship MMA 1st Pertacami Cup 2024.

Kejuaraan Pertacami antar klub U18 yang digelar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (Pertacami) ini, akan digelar selama 5 hari dari tanggal 8 – 12 Mei 2024. Ocsa pada laga ini, akan mengikuti pertandingan Under 18 MMA pertama di tahun 2024 di jakarta. Atlet dari Spider MMA ini, akan mewakili Bali di tingkat Nasional di kelas 56,7 Kg.

Kejuaraan Nasional MMA U-18 Piala Pertacami I Tahun 2024 atau Junior National Championships MMA 1st Pertacami Cup Jakarta 2024 menampilkan pertandingan tarung bebas campuran, dengan aturan tanding yang mengadopsi perjanjian yang diatur oleh World GAMMA (Global Association Mixed Martial Arts) Organization.

Ditemui di Legian, Minggu 5 Mei 2024,I Wayan Ocsa Permana yang saat ini masih menjadi sisa di SMAN 8 Denpasar, mengaku telah mempersiapkan segala sesuatu untuk mengikuti ajang ini. Yang mana, latiha. Intensif telah dilakukannya Sejak sebulan lalu. Namun demikian, ia mengatakan, latihan fisik telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya.

Ini kata dia, menjadi ajang pertama baginya untuk bisa tampil di nasional. “Ia ini event pertama saya. Untuk latihan sudah saya persiapkan sebulan lebih. Saya akan mewakili Bali dari Klub Spider MMA, tampil di kelas 56,7 kg, yang akan digelar di Ballroom Hotel Nam Kemayoran, Jakarta,” kata Ocsa.

See also  Forum Peduli AIDS Bali Gagas Inovasi Penanganan HIV di Tingkat Desa

Setelah ajang ini, event berikutnya di tanggal 22-29 Juni 2024, akan digelar 5th Asian Savate Championship Assaut akan digelar di Galaxy Sport Center PIK 2, Jakarta Utara. Pada ajang ini, akan dipertandingkan kelas kadet, junior, remaja, dan senior.

Bali sendiri akan mengirimkan satu wakil yakni  I Ketut Gede Aditya Pratnama Putra. Dalam hal ini, Aditya akan mengikuti pertandingan di kelas under 70 kg.

Aditya yang saat ini juga masih menjadi siswa di SMA 1 Kuta Selatan ini, akan menjadi atlet pertama dari Bali yang akan berlaga di ajang Savate Nasional. Pasalnya, Savate ini, merupakan beladiri yang baru dikenalkan di Indonesia.

Berbagai persiapan telah dilakukan Gede Aditya dalam satu bulan terakhir. Meski tergolong baru, namun ia mengaku tidak ada kesulitan dalam mempelajari Savate. Hal itu karena, dasar beladiri sudah dikuasai karena sebelumnya ia belajar pencak silat dan karate. “Pindah ke Savate karena saya tertarik dengan beladiri ini setelah melihat di instagram,” ucapnya.

Menurut Rally R Polandos, SH., selaku pelatih Spider MMA, meski masih tergolong baru, bela diri Savate ini, diharapkan bisa terus berkembang di Bali. Yang mana saat ini, Pengurus Provinsi (Pengprov) Savate sudah ada di 13 Provinsi termasuk di Bali. Diaktakan, Savate, mungkin masih sangat asing di telinga masyarakat Indonesia dan Bali. Namun beladiri ini cukup terkenal di negara asalnya, Perancis.

“Di bali olahraga savate masih baru. Kita mau getarkan dengan mengikutsertakan atlet dari Bali di ajang nasional, supaya orang-orang tahu bahwa Pengprov savate suda ada di Bali. Kedepan kami akan buka tempat latihan dan kepengurusan di kabupaten kota,” terangnya.

Savate yang juga dikenal sebagai Boxe Francaise, merupakan ilmu bela diri yang berkembang di Perancis yang menggunakan tangan dan kaki. Savate mengkombinasikan teknik tinju ala Barat dan beberapa teknik tendangan. Tidak seperti Muay Thai atau Silat yang menggunakan serangan lutut dan siku, Savate hanya menggunakan tendangan kaki.

See also  Kembali Dibuka, Taman Edelweis Bali Siap Sambut New Normal

Kata “Savate” dalam bahasa Perancis berarti “Sepatu Tua”. Savate kemungkinan merupakan satu-satunya ilmu bela diri yang memperbolehkan petarung-petarungnya menggunakan sepatu selama latihan dan bertarung. Petarung pria disebut savateur dan petarung wanita disebut savateuse. (MBP)

 

redaksi

Related post