Aroma Bensin Masih Menyengat Usai Ledakan Trotoar di Darmasaba, Warga dan Pelaku Usaha Was-was Beraktivitas

 Aroma Bensin Masih Menyengat Usai Ledakan Trotoar di Darmasaba, Warga dan Pelaku Usaha Was-was Beraktivitas

Kondisi pasca ledakan trotoar di Darmasaba. (ist)

MANGUPURA – baliprawara.com
Situasi di sekitar Jalan Darmasaba, tepatnya di kawasan Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, belum sepenuhnya pulih pasca insiden ledakan trotoar yang terjadi beberapa waktu lalu. Peristiwa yang diduga dipicu oleh kebocoran pada kilang bahan bakar di SPBU Darmasaba itu masih menyisakan kekhawatiran di kalangan warga maupun pelaku usaha setempat.

Hingga hampir sepekan setelah kejadian, aroma bensin yang menyengat masih tercium di sekitar lokasi. Bau tersebut bahkan bercampur dengan aliran air yang mengalir di saluran drainase, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman sekaligus kekhawatiran akan potensi bahaya lanjutan, seperti kebakaran atau ledakan susulan.

Kondisi ini membuat aktivitas warga menjadi terbatas. Sejumlah pelaku usaha mengaku tidak bisa menjalankan kegiatan seperti biasa karena rasa khawatir yang terus menghantui.

Salah seorang penjaga salon kecantikan yang berada tepat di samping SPBU Darmasaba, Sinta Natasya (23), mengungkapkan bahwa aroma bensin masih tercium sejak terjadinya ledakan pada Jumat 17 April 2026. Ia menyebutkan bahwa bau tersebut sempat hilang untuk sementara waktu saat hujan deras mengguyur wilayah itu pada Selasa siang, namun kembali muncul pada sore harinya.

Sinta juga menuturkan bahwa kerusakan trotoar di depan tempat usahanya memperparah situasi. Trotoar yang rusak akibat ledakan membuat lingkungan sekitar terlihat tidak aman dan kurang nyaman bagi pelanggan. “Hal ini berdampak langsung pada jumlah pengunjung yang datang ke salon tempatnya bekerja,” ucapnya.

Ia berharap pihak terkait dapat segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak tersebut. Menurutnya, kondisi saat ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi warga sekitar.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa ada beberapa pelaku usaha lain yang memilih untuk menutup sementara tempat usahanya. Salah satunya adalah usaha cukur rambut yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Penutupan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran atau ledakan susulan.

See also  Dua Beringin Besar Tumbang di Darmasaba, Akses Jalan Ahmad Yani Utara Sempat Ditutup

Lebih lanjut, Sinta menceritakan bahwa sebenarnya aroma bensin sudah tercium sejak beberapa hari sebelum insiden ledakan terjadi. Ia bersama sejumlah pedagang lain sempat mencium bau menyengat tersebut, namun tidak menaruh kecurigaan lebih jauh.

Menurutnya, saat itu mereka mengira bau tersebut berasal dari aktivitas pengisian bahan bakar di SPBU, sehingga dianggap sebagai hal yang biasa. Tidak ada yang menduga bahwa aroma tersebut merupakan indikasi adanya kebocoran yang berpotensi membahayakan.

Baru setelah ledakan terjadi dan trotoar mengalami kerusakan parah, warga menyadari bahwa aroma bensin yang sebelumnya tercium kemungkinan besar berkaitan dengan kebocoran yang akhirnya memicu insiden tersebut.

Sementara itu, teknisi SPBU Darmasaba, I Wayan Budiarta (35), saat dimintai keterangan terkait dugaan kebocoran pada kilang penampungan bahan bakar, tidak memberikan penjelasan secara rinci. Ia menyatakan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian tersebut.

Selain kepolisian, pihak Pertamina juga disebut tengah melakukan pendalaman terkait indikasi kebocoran yang diduga menjadi pemicu ledakan. Proses investigasi ini dilakukan untuk memastikan sumber masalah serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Terkait prosedur operasional, Budiarta menjelaskan bahwa pengecekan rutin sebenarnya selalu dilakukan oleh petugas SPBU. Pemeriksaan dilakukan secara berkala, terutama ketika muncul gejala atau indikasi tertentu, termasuk adanya aroma yang tidak biasa.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Hasil tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya. (MBP)

 

redaksi

Related post