Arus Balik Lebaran di Bandara Ngurah Rai Mulai Terlihat, Puncak Diprediksi 28 Maret
Suasana penumpang di Bandara Ngurah Rai.
MANGUPURA – baliprawara.com
Arus balik Lebaran melalui jalur udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mulai menunjukkan peningkatan. Meski demikian, kondisi pergerakan penumpang hingga saat ini masih terpantau normal dan belum mencapai puncak arus balik yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Aktivitas penumpang yang datang dan berangkat melalui salah satu bandara terbesar di Indonesia tersebut mulai mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Peningkatan ini menjadi indikasi awal arus balik setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri.
Sejumlah maskapai juga mulai mencatat kenaikan jumlah penumpang, baik pada penerbangan domestik maupun internasional. Namun demikian, operasional bandara masih berjalan lancar tanpa adanya kendala berarti di lapangan.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, menyampaikan bahwa hingga saat ini, situasi di Bandara masih terkendali dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.Menurut Nugroho Jati, kondisi arus balik yang terjadi saat ini masih dalam tahap awal. Pihaknya terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap pergerakan penumpang untuk memastikan kelancaran operasional bandara.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini belum terlihat adanya antrean panjang maupun kondisi yang menonjol di area bandara. Seluruh fasilitas pelayanan masih mampu mengakomodasi kebutuhan penumpang dengan baik.
“Kita pantau, sampai hari ini semuanya lancar, tidak ada antrean maupun kondisi-kondisi yang menonjol,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa 24 Maret 2026.
Meskipun demikian, pihaknya tetap melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.
Lebih lanjut, Nugroho Jati menyebut bahwa puncak arus balik Lebaran di Bandara Ngurah Rai diprediksi akan terjadi pada tanggal 28 Maret. Prediksi ini didasarkan pada tren pergerakan penumpang serta perbandingan data dari tahun sebelumnya.
Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat sejak Minggu, 22 Maret, yang merupakan hari kedua Lebaran. Sejak saat itu, jumlah penumpang yang melakukan perjalanan balik terus mengalami peningkatan secara bertahap. “Untuk arus balik sudah mulai terlihat dari hari Minggu 22 Maret atau hari kedua Lebaran. Sudah mulai ada peningkatan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa tren peningkatan ini diperkirakan akan terus terjadi hingga puncaknya pada 28 Maret. (MBP)