Bali Barber Expo 2026, Fresha Dorong Barbershop di Indonesia Go Digital
Bali Barber Expo 2026.
MANGUPURA – baliprawara.com
Bali Barber Expo 2026 resmi digelar selama dua hari dengan menghadirkan pelaku industri barber dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Kegiatan yang dibuka pada Senin, 6 Juli 2026 tersebut berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Bali.
Pameran dan ajang berkumpulnya para pelaku industri barber ini menghadirkan berbagai kegiatan mulai dari hair battle, hair show, hingga pameran produk dan layanan pendukung industri barber. Tidak hanya diikuti oleh barber profesional, acara ini juga menjadi tempat bertemunya pemilik usaha barbershop, distributor, hingga perusahaan yang bergerak di bidang beauty dan wellness.
Salah satu perusahaan yang turut berpartisipasi dalam ajang tersebut adalah Fresha Indonesia. Kehadiran perusahaan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan transformasi digital kepada para pemilik usaha barbershop agar pengelolaan bisnis menjadi lebih modern dan efisien.
Perusahaan tersebut menghadirkan aplikasi sekaligus software yang ditujukan untuk mendukung operasional berbagai bisnis di sektor beauty dan wellness, mulai dari barbershop, salon, spa, hingga berbagai jenis usaha layanan kecantikan lainnya.
Perwakilan Fresha Indonesia, Cindy, menjelaskan bahwa sistem yang mereka kembangkan dirancang untuk membantu para pelaku usaha, khususnya kalangan pengusaha muda, agar dapat mengembangkan bisnis dengan lebih baik melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Kami dari Fresha Indonesia, kami adalah aplikasi dan software untuk barber, salon, spa dan semua apapun yang tergantung dengan beauty dan wellness. Software kami ini membantu untuk bisnis-bisnis anak muda, supaya makin grow semua, makin cuan yang pastinya ya. Dan kita bisa membantu di sini banyak tim-tim sales kami yang sudah siap untuk mengajari dan membantu dan mendemo bagaimana caranya Fresha bisa membantu memudahkan bisnis-bisnis dalam segi operasional dan yang pastinya go digital, supaya tidak manual lagi ya,” ujar Cindy, saat ditemui, Senin 6 Juli 2026.
Dalam Bali Barber Expo 2026, kata Cindy, Fresha Indonesia secara khusus menyasar para pemilik usaha barbershop sebagai target utama pengenalan layanan mereka. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penerapan sistem digital di industri barber yang dinilai masih memiliki potensi besar untuk berkembang.
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak pelaku usaha barber yang mengandalkan pencatatan manual maupun komunikasi melalui aplikasi pesan instan dalam mengatur jadwal pelanggan. Kondisi tersebut dinilai dapat memunculkan berbagai kendala operasional, seperti jadwal yang bertabrakan hingga terjadinya overbooking ketika permintaan pelanggan meningkat.
“Begitulah, jadi kalau mau mengenal lebih baik bisa ke Fresha. Targetnya kami lebih ke pemilik usaha-usaha barbershop dalam event ini, karena kami mau membuat banyak barbershop lebih go digital lagi. Karena sekarang masih banyak sekali yang menggunakan WhatsApp sebagai manual dan mungkin kadang-kadang ada overbooking, atau mungkin jadwalnya bentrok dengan barber-barber lainnya. Dengan Fresha ini kita sudah tidak harus takut lagi bahwa sistem kami sudah pasti membantu untuk memitigasikan isu-isu yang akan dapat,” jelasnya.
Melalui sistem digital tersebut, pengelolaan jadwal pelanggan, reservasi, hingga operasional usaha diharapkan dapat dilakukan secara lebih terstruktur sehingga meminimalkan potensi kesalahan administrasi.
Ia mengungkapkan bahwa Bali Barber Expo 2026 menghadirkan peserta dari berbagai kalangan, terutama para pemilik usaha barbershop serta barber profesional.
Selain menjadi ajang pameran produk, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai kompetisi dan pertunjukan yang melibatkan peserta dari dalam maupun luar negeri.
Menurut Cindy, peserta internasional yang hadir berasal dari puluhan negara sehingga menunjukkan bahwa Bali Barber Expo telah berkembang menjadi salah satu agenda industri barber berskala internasional.
“Menurut Cindy, perwakilan dari Fresha, Bali Barber Expo 2026, peserta ini banyak dari pemilik-pemilik usaha, banyak partisipan yaitu mereka melakukan hair battle, hair show, lalu banyak perusahaan-perusahaan barber dari luar negeri, dari 40 negara ya. Event ini seru banget seperti yang bisa dilihat ada banyak sponsor, ada Gatsby, ada Tuff dan juga yang pastinya Fresha,” ucapnya.
“Harapan ke depannya yang pasti kita mau makin berkembang ya industri barber di Indonesia yang sekarang, walaupun dari dulu mungkin namanya tukang cukur sekarang sudah naik kelas jadi barber ya, kita mau supaya barber makin teredukasi, makin mau go digital, makin mau menjadi lebih baik lagi ke depannya seperti itu,” ungkap Cindy. (MBP)
