BNPB Siapkan Daerah Wisata Prioritas, Miliki Tingkat Kesiapsiagaan Yang Tinggi

 BNPB Siapkan Daerah Wisata Prioritas, Miliki Tingkat Kesiapsiagaan Yang Tinggi

Mangupura – baliprawara.com
Selain Bali yang menjadi prioritas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menyiapkan sebuah konsep agar daerah wisata prioritas memiliki tingkat kesiapsiagaan yang tinggi.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letnan Jenderal Doni Monardo saat ditemui di Nusa Dua, Senin (13/1/2020), Untuk bisa meningkatkan kesiapsiagaan yang tinggi, pihaknya akan merancang sebuah BPBD yang berstandar internasional. Yakni BPBD yang dilengkapi dengan semua fasilitas, didukung oleh anggaran yang memadai, dilengkapi dengan sumber daya manusia yang berkualitas. “Supaya bisa menyiapkan kesiapsiagaan yang tinggi, ya kami akan merancang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang berstandar internasional,” katanya saat menghadiri konferensi Internasional membahas terkait Berinvestasi dalam Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim untuk Membangun Kota yang Tangguh di Nusa Dua.

Indonesia kata Doni, memiliki risiko yang besar terkait bencana. Indonesia kata dia, mau tidak mau suka tidak suka, senang tidak senang berada di dalam areal yang resikonya tinggi. Tetapi karena resiko tinggi inilah alamnya indah. Kedepan, 10 Bali baru yang sudah dicanangkan, akan disiapkan konsep kesiapsiagaan yang tinggi. “Ya jadi di tempat alam yang indah inilah juga memiliki risiko, punya coral yang bagus, ya punya banyak pulau-pulau yang indah, kemudian juga hutan tropis yang masih sangat terpelihara,” ucapnya.

See also  Dua Kali Gempabumi Tektonik M4,1 Guncang  Karangasem, Tak Berpotensi Tsunami

Untuk tahap awal, dari 10 Bali baru tersebut, mungkin baru 5 destinasi wisata prioritas yang akan digaral. Ditambah beberapa daerah yang memang sudah memiliki dan sebagai daerah tujuan wisata yang tertinggi, termasuk Bali. Lima destinasi yang dimaksud diantarajya Labuan Bajo, Danau Toba, Mandalikan, Likupang Sulawesi Utara, dan satu lagi itu ada 5 destinasi yang menjadi prioritas utama.

Sementara, Bali sebagai destinasi Dunia, tentunya banyak dikunjungi wisatawan mancanegara (Wisman). Untuk itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menjadikan Bali sebagai program prioritas dari BNPB terkait penanggulangan bencana.

Dengan Bali dijadikan sebagai program priorotas BNPB, kedepan diharapkan Bali bisa ditiru oleh daerah-daerah wisata lain di Indonesia. Untuk itu kata Doni, yang perlu dikembangkan terkait dengan program BNPB yakni, bagaimana Bali membangun sistem penanggulangan bencana, bagaimana Bali memberikan sebuah kesiapsiagaan kepada publik atau masyarakat. Meski demikian lanjut Doni, bukan hanya ditujukan pada penduduk lokal, tetapi juga kepada wisatawan asing. “Hal ini dilakukan supaya Bali ini bisa ditiru oleh daerah-daerah wisata lainnya,” katanya.

See also  BPBD Denpasar Bersama Krama Adat Gelar Aksi Kebersihan di Pantai Matahari Terbit

Terkait anggaran, memang saat ini anggarn BPBD masih dari pemerintah daerah. Untuk menjadikan Bali sebagai prioritas, nanti bagaimana pusat, pihaknya di BNPB akan memberikan usulan kepada kementerian keuangan dan juga Bapennas agar Bali mendapatkan alokasi dana untuk kesiap siagaan yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia. (praw1)

See also  Ranperda APBD Badung Tahun 2022 Disetujui Sebesar Rp 2.9 Triliun

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *