BPLE Tiara Course Gelar Wisuda XXXIII Engineering,  Buka Program Sarjana

 BPLE Tiara Course Gelar Wisuda XXXIII Engineering,  Buka Program Sarjana

‎‎DENPASAR – baliprawara.com
‎Balai Pendidikan dan Latihan Engineering (BPLE) Tiara Course kembali mewisuda  lulusan engineering, Rabu (12/8/2026) di Hotel Aston Denpasar. Pada acara Wisuda XXXIII kali ini, BPLE Tiara Course melepas 68 orang lulusan, yang hampir semuanya terserap di dunia kerja.

‎”Astungkara,  99 persen lulusan yang diwisuda kali ini sudah bekerja dan 1 persennya lagi sedang on process interview, karena ada beberapa perusahaan yang memang meminta sertifikatnya keluar dulu, baru bisa mulai bekerja. Jadi sudah berani kami bilang 100 persen lulusan yang diwisuda sudah terserap di dunia kerja.  Bahkan, kami sampai menolak permintaan tenaga kerja. Akhirnya kami oper ke mahasiswa baru. Baru dilantik menjadi mahasiswa seminggu, sudah dibooking untuk bekerja, ” ujar Direktur BPLE Tiara Course Made Ernita Kurniawati, S.T., BBA, MBA.

‎Dengan adanya tambahan lulusan yang diwisuda, BPLE Tiara Course yang terakreditasi A ini telah mencetak sekitar 5.000 ahli Engineering.

‎Dikatakan, BPLE Tiara Course masih tetap konsisten pada bidang Engineering. Ada 2 program yang saat ini berjalan, yakni Engineering Mechanical Electrical dan Engineering Otomotif– program 1 tahun dan 2 tahun.

Program Sarjana

‎Kata Ernita, mulai tahun ajaran lalu, BPLE Tiara Course bekerjasama dengan Institut Teknologi Indonesia (ITI), membuka program Sarjana Plus-plus.
‎Program ini dibuat untuk menjembatani mahasiswa yang tak hanya ingin bekerja, tapi juga berkarir ke depan.

‎”Mereka  yang mengejar karier sampai dengan chief engineering, atau kepala bengkel, tentu membutuhkan program Sarjana. Di sinilah BPLE Tiara Course bekerjasama dengan Institut Teknologi Indonesia untuk melayani kebutuhan mereka,” kata Made Ernita Kurniawati.

Made Ernita Kurniawati

‎‎Program ini dimulai dengan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Mahasiswa yang sudah lulus, bisa mengambil program kesarjanaannya, tanpa perlu lagi kuliah dari awal. Cukup menempuh lagi 1,5 atau 2 tahun.

‎”Dari RPL yang berjalan ini, kami berpikir, kenapa tidak dari awal kami bentuk mereka, kami persiapkan mereka secepat-cepatnya untuk bisa mulai berkarir.  Dari sinilah akhirnya terbentuk kerjasama program Sarjana Plus-plus ini, dimana mahasiwa bisa menempuh program kesarjanaannya dalam waktu hanya 3,5 tahun. Dengan sistem perkuliahan blended, 2 tahun pertama, mereka kuliah total full di BPLE Tiara Course, yang akan menitikberatkan pada keterampilannya, skill-nya,  untuk bisa masuk ke dunia kerja lebih cepat. Kemudian 1,5 tahun berikutnya, baru full kuliah online. Sehingga targetnya di tahun pertama mereka disiapkan keterampilannya,  kita bawa mereka ke tempat kerja, setelah dia di tempat kerja, kan sudah aman, tinggal memikirkan program S1,” ujarnya.

‎Dikatakan, lulusan program  Engineering Otomotif  dan Program Mechanical Electrical BPLE Tiara Course sangat diminati para pengguna tenaga kerja. Terlebih, perkembangan otomotif sekarang, baik roda dua maupun roda empat  makin pesat, ditambah dengan munculnya kendaraan listrik, daya serap lulusan Engineering Otomotif luar biasa.

‎”Jadi, peluang kerja kedua program ini sangat besar, dan kesempatan kerja keluar negeri saat ini terbuka lebar,” kata Ernita sembari menambahkan, sudah ada lulusannya yang berangkat ke Bulgaria, bekerja di hotel bintang 5 dengan penghasilan yang lumayan besar.

‎Ditegaskan, dengan proses pembelajaran yang berkualitas, ditambah dengan penerapan disiplin yang tinggi, lulusan BPLE Tiara Course dengan mudah terserap di dunia kerja dan cepat beradaptasi dengan budaya kerja perusahaan yang menjadikan disiplin sebagai sebuah kebiasaan.  (MBP2)

Redaksi

Related post