Buka Pelatihan Kehumasan PWI Tabanan, Sanjaya Tekankan Kode Etik di Era Digital
Bupati Tabanan Dr I Komang Gede Sanjaya,SE,MM
TABANAN, – baliprawara.com
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menekankan pentingnya pemahaman kode etik bagi insan pers dan pengelola kehumasan di tengah derasnya arus informasi digital. Hal itu disampaikan saat membuka Pelatihan Penguatan Fungsi Kehumasan yang digelar PWI Kabupaten Tabanan, Rabu, 23 September 2025 di Ruang Rapat Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan.
Mengusung tema “Penguatan Kompetensi Kehumasan dalam Mewujudkan Komunikasi Publik yang Profesional, Informatif, dan Berintegritas”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari perangkat daerah dan instansi vertikal di Kabupaten Tabanan.
Sanjaya mengapresiasi kegiatan yang nilainya menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi kehumasan sekaligus memperkuat kontribusi pers dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, perkembangan teknologi membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat. Karena itu, insan pers dan humas harus memahami kode etik agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap edukatif dan bertanggung jawab.
“Kita mestinya menjadi agen perubahan, agen yang memberitakan, agen yang harus duluan mengerti kode etik daripada yang tidak mengerti kode etik,” ujar Sanjaya.
Ia juga mengingatkan agar keinginan membuat informasi menjadi viral tidak mengabaikan kesesuaian antara judul dan isi pemberitaan. Selain itu, Sanjaya berharap peningkatan kapasitas kehumasan dapat diperluas hingga tingkat desa. Dengan demikian, aparatur di 133 desa di Tabanan memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola informasi publik dan berkomunikasi dengan media.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Bali I Wayan Dira Arsana mengatakan, tugas humas saat ini tidak sekedar membuat tulisan, tetapi juga harus mampu mengelola informasi secara strategis.
“Humas sekarang tentu tidak hanya cakap menulis, tapi ke depan dituntut juga menjadi manajemen, mampu memetakan mana yang layak, mana yang pantas, mana yang perlu dijelaskan, mana yang perlu diklarifikasi,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Bali I G.M.B. Dwikora Putra, Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, jajaran Forkopimda, pengurus PWI Bali, Sekda Tabanan, kepala perangkat daerah, serta sejumlah pimpinan instansi dan lembaga di Kabupaten Tabanan.
Ketua PWI Kabupaten Tabanan Dewi Puspawati selaku panitia menyampaikan, pelatihan tersebut merupakan komitmen PWI dalam mendukung peningkatan kapasitas dan profesionalisme tenaga kehumasan. Selain meningkatkan keterampilan menyusun informasi, kegiatan juga diharapkan memperkuat kemitraan antara pers dan pemerintah.(MBP/r)
