Bumame Farmasi Buka Cabang di Bali, Siapkan Lab Standar Internasional untuk Layanan PCR
Acara jumpa pers, Rabu (3/11/2021) di Conrad, Nusa Dua, terkait pembukaan Bumame Farmasi di Benoa Square, Bali.
MANGUPURA – baliprawara.com
Permintaan untuk melakukan skrining Covid-19 dengan layanan PCR Swab Test, Swab Rapid Antigen, terus mengalami peningkatan di Bali. Apalagi saat ini, hasil negatif tes PCR atau Rapid Antigen, masih menjadi ketentuan yang harus dipenuhi oleh pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) untuk ke Bali maupun kembali ke daerah lain.
Terkait hal itu, saat ini untuk layanan uji tes Covid-19, sudah semakin mudah diakses oleh masyarakat Bali maupun pelaku perjalanan maupun wisatawan baik secara drive thru, walk-in, maupun layanan home service. Bahkan layanan ini bisa disesuaikan waktu dan lokasinya, tergantung kebutuhan pelanggan.
Guna membantu Pemerintah dalam menekan penyebaran Covid -19, termasuk juga memberikan pelayanan permintaan syarat perjalanan bagi PPDN, Bumame Farmasi kini melebarkan lini pelayanannya dengan membuka cabang terbaru di Pulau Dewata, Bali, mulai 1 November 2021.
[quads id=1]
Menurut Direktur Utama Bumame Farmasi, James Wihardja, pihaknya berharap dengan hadirnya cabang terbaru di Bali akan membantu mendorong menghidupkan kembali pariwisata yang ada di Pulau Dewata. Mengingat, sudah hampir dua tahun Bali mengalami dampak yang signifikan pada sektor pariwisata akibat pandemi.
Cabang dan Laboratorium Bumame Farmasi di Bali, berlokasi di Benoa Square. Laboratorium ini, memiliki pelayanan PCR Swab Test, Swab Antigen Regular, Swab Antigen Abbott Panbio dan Swab Antigen Abbott Panbio Nasal hingga tes pascaCovid-19, untuk mengetahui kondisi tubuh setelah terpapar virus ini. “Layanan ini diperuntukkan tidak hanya bagi seluruh masyarakat Bali tetapi juga turis domestik dan turis asing yang melakukan perjalanan ke Bali,” katanya saat memberikan keterangan pers, Rabu 3 November 2021, di Nusa Dua.
Lebih lanjut kata dia, ekspansi yang dilakukan di Bali, selain untuk membantu pemerintah,menekan dan memutus penyebaran Covid-19, juga agar masyarakat Bali dan wisatawan yang datang ke pulau ini bisa menerapkan protokol kesehatan. Termasuk untuk menjalani testing memastikan kondisi kesehatan mereka sebelum beraktivitas dan menikmati keindahan Pulau Bali.
Tentunya dengan harapan, masyarakat dapat mengakses layanan Swab Test yang mudah, aman, nyaman, praktis dan terjangkau dengan hasil yang akurat. Oleh karena itu, pihaknya juga bekerja sama dengan hotel-hotel ternama di Bali, agar wisatawan dapat mengakses layanan tes Covid-19 dengan mudah. “Kami menggunakan lab standar internasional yang mampu memproses hingga 2000 sampel per hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan PCR. Kami juga menggunakan Antigen yang direkomendasikan oleh WHO,” jelasnya.
[quads id=1]
Melalui kehadiran Bumame Farmasi ini, pihaknya juga berkeinginan untuk memaksimalkan keamanan masyarakat di Bali, terutama dalam menghadapi mutasi-mutasi terbaru virus Covid-19 dan antisipasi potensi gelombang ketiga pada momen perayaan Natal dan Tahun Baru. James juga menerangkan bahwa PCR kit yang digunakan mampu mendeteksi Gen RdRP dan N yang ada pada virus SARS-CoV-2. Termasuk mutasi varian Mu maupun varian Delta yang memicu gelombang kedua di Indonesia beberapa waktu lalu.
Bukan itu saja, lanjut dia Laboratorium ini telah terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan, sehingga sudah diakui legitimasinya untuk mengeluarkan surat laboratorium hasil PCR Swab Test, Swab Antigen dan Tes Covid-19 lainnya. “Sistem yang digunakan sudah terintegrasi secara terpadu dan terkoneksi dengan PeduliLindungi,” imbuhnya.
Salah seorang Dokter Patologi, I Nyoman Gde Sudana mengungkapkan kebutuhan Swab Test dengan hasil yang cepat serta akurat dan kapasitas lab yang besar dengan standar internasional berperan penting dan sangat membantu masyarakat dalam mendeteksi dini. Yakni agar bisa memaksimalkan tracing dan masyarakat yang terpapar virus Covid-19 bisa mendapatkan treatment sesegera mungkin. Kehadiran Bumame Farmasi ini diharapkan mampu memaksimalkan testing bagi masyarakat dan juga wisatawan yang ingin mengunjungi Bali melalui layanan tes Covid-19 yang variatif dan juga hasil cepat. “Testing harus dimaksimalkan agar sektor pariwisata Bali bisa hidup kembali,” sarannya. (MBP)
[quads id=1]