Bupati Sanjaya Lantik 4 PAW Perbekel, Tegaskan Desa Fondasi Pembangunan Tabanan
Bupati Sanjaya Melantik Empat Perbekel PAW, Jumat, 30 Januari 2026.(Ist)
TABANAN, – baliprawara.com
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., melantik empat Perbekel Pengganti Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 dalam acara pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Tabanan, Jumat, 30 Januari 2026. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan roda pemerintahan desa di Kabupaten Tabanan.
Empat Perbekel PAW yang dilantik masing-masing berasal dari Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg; Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga; Desa Kaba-Kaba; serta Desa Kediri, Kecamatan Kediri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, unsur pimpinan DPRD Tabanan, Forkopimda, jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, serta BUMD di Kabupaten Tabanan. Kehadiran lintas unsur pemerintahan ini menunjukkan dukungan terhadap penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Bupati Sanjaya menjelaskan bahwa pelaksanaan pemilihan Perbekel PAW baru dapat dilakukan mulai Desember 2025, menyusul penundaan sejak 2024 akibat belum ditetapkannya peraturan pemerintah terkait Pilkades serentak dan PAW. “Karena itu, pelantikan Perbekel Antar Waktu terpilih baru dapat dilaksanakan hari ini,” ujarnya.
Meski sempat tertunda, Sanjaya bersyukur proses pemilihan melalui musyawarah desa berjalan aman dan kondusif. Ia mengapresiasi panitia serta seluruh pihak yang terlibat, sekaligus menilai hal tersebut sebagai cerminan kedewasaan demokrasi di tingkat desa.
Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan peran strategis desa sebagai fondasi pembangunan daerah. Dengan jumlah 133 desa di Tabanan yang memiliki potensi beragam, ia menekankan pentingnya pembangunan yang terintegrasi dan selaras dengan arah pembangunan nasional agar manfaatnya dirasakan merata.
Kepada Perbekel PAW yang baru dilantik, Sanjaya berpesan agar menjaga kesinambungan pemerintahan desa serta melanjutkan program pembangunan yang telah dirintis sebelumnya. “Segera lakukan konsolidasi internal dan eksternal, jaga stabilitas desa, dan pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal hingga akhir masa jabatan,” pungkasnya.(MBP/r)