Dehindra, Siswa SDN 5 Tonja Denpasar dengan Deretan Prestasi Bidang IPS
I Gede Dehindra Pradnya Divantara
DENPASAR – baliprawara.com
I Gede Dehindra Pradnya Divantara menjadi salah satu siswa sekolah dasar (SD), yang menorehkan banyak prestasi akademik di Kota Denpasar. Lahir di Denpasar pada 15 Maret 2013, siswa yang kini menempuh pendidikan di SDN 5 Tonja ini dikenal aktif, berprestasi, dan konsisten meraih juara dalam berbagai kompetisi, khususnya di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Sebagai putra sulung dari tiga bersaudara, Dehindra tumbuh dalam lingkungan keluarga yang mendukung pendidikan dan pengembangan diri. Ia merupakan anak dari I Wayan Gede Sugiantara, S.AB dan Ni Made Henny Lestari, SE., MM. Dukungan keluarga disebut menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan akademiknya.
Selain fokus pada pendidikan, Dehindra juga memiliki sejumlah hobi yang turut membentuk karakternya. Seperti membaca, menabuh, serta bermain sepak bola yang dijalaninya secara seimbang di tengah kesibukan mengikuti berbagai perlombaan tingkat kota hingga provinsi.
Torehan juara yang diraih Dehindra terbilang konsisten sejak beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2024, ia berhasil meraih Juara 1 dalam Kompetisi Siswa Cerdas Tingkat SD. Di tahun yang sama, ia juga menyabet Juara 1 Lomba IPS Tingkat SD dalam ajang Denpasar Mengajar Competition VII.
Masih di tahun 2024, Dehindra meraih Juara 3 Olimpiade IPS se-Bali dalam rangka Spentwo Fest yang diselenggarakan SMPN 2 Denpasar. Prestasi tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu siswa berprestasi di bidang IPS tingkat sekolah dasar.
Memasuki tahun 2025, prestasi Dehindra kembali mencuri perhatian. Ia berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kota Denpasar Cabang IPS Tahun 2025. Capaian tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan akademiknya.

Tak hanya itu, ia juga meraih Juara Harapan 2 dalam Olimpiade IPS se-Sarbagita pada ajang Spentwo Fest SMPN 2 Denpasar Tahun 2025. Di tahun yang sama, Dehindra dipercaya mengemban peran sebagai Duta Lingkungan Kota Denpasar dari SDN 5 Tonja.
Prestasinya berlanjut di tahun 2026. Ia kembali menyabet Juara 1 dalam Lomba IPS Tingkat SD dalam rangka HUT XLVII SMPN 3 Denpasar. Selain itu, Dehindra juga meraih Juara 2 Lomba IPAS Tingkat SD se-Kota Denpasar dalam rangka HUT ke-18 SMPN 12 Denpasar Tahun 2026.
Rentetan prestasi tersebut melengkapi catatan akademiknya yang sejak kelas 1 SD hingga sekarang selalu meraih Juara 1 di kelas. Konsistensi ini menunjukkan komitmennya dalam menjaga prestasi akademik secara berkelanjutan.
Di balik deretan piala dan penghargaan, Dehindra dikenal sebagai sosok yang memiliki minat besar terhadap literasi. Ia rela menyisihkan uang jajan sekolahnya untuk membeli buku-buku sejarah dan filsafat. Ketertarikannya pada dua bidang tersebut menjadi bagian dari upayanya memperluas wawasan sejak usia dini.
Kebiasaan membaca yang ia tekuni turut mendukung performanya dalam berbagai kompetisi akademik, khususnya IPS yang memang erat kaitannya dengan sejarah, sosial, dan pemikiran kritis.
Dengan zodiak Pisces, Dehindra juga memiliki motto hidup yang dipegangnya, yakni, “jika kamu ingin bersinar seperti matahari, maka kamu harus membakar dirimu terlebih dahulu” (Adolf Hitler). Motto tersebut menjadi pengingat baginya untuk terus bekerja keras dalam mencapai cita-cita.
Selain berprestasi di bidang akademik, Dehindra juga aktif dalam kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan. Pada tahun 2025, ia dipercaya menjadi Duta Lingkungan Kota Denpasar mewakili SDN 5 Tonja.
Peran tersebut dijalaninya dengan komitmen untuk mengajak teman-teman seusianya lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, kebersihan lingkungan akan terwujud dengan kesadaran diri sendiri.
“Munculnya kesadaran dari diri sendiri akan dapat mewujudkan kebersihan lingkungan yang berkelanjutan sehingga kesadaran ini perlu ditanamkan sejak dini,” katanya dalam keterangannya, Rabu 18 Februari 2026.
Duta Lingkungan yang disandangnya tersebut, juga menjadi bagian dari pembentukan karakter dan kepeduliannya terhadap isu sosial di sekitarnya. Di masa depan, Dehindra memiliki cita-cita untuk menjadi seorang diplomat atau dosen. Minatnya terhadap sejarah dan filsafat disebut sejalan dengan keinginannya berkiprah di dunia akademik maupun hubungan internasional. (MBP)