HUT ke-69 LVRI, Lie Sing Khoen Dianugerahkan Gelar Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI
Ketua DPD Legiun Veteran RI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Saputera menyerahkan penghargaan gelar Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI kepada mendiang Lie Sing Khoen yang diterima cucunya, Romo Sin.
DENPASAR – baliprawara.com
Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran RI Provinsi Bali memberikan penghargaan kepada Lie Sing Khoen, veteran pejuang keturunan Tionghoa yang ikut berjuang mempertahankan Kemerdekaan RI. Gelar kehormatan itu diberikan kepada mendiang Lie Sing Koen, serangkaian acara peringatan HUT ke 69 LVRI tahun 2026 di Sekretariat LVRI Bali, Jumat (6/2/2026).
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran RI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Saputera, S.H. menyampaikan, Lie Sing Khoen lahir tahun 1903, beralamat Banjar Gemeh, Pekambingan, Desa Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar. Usia mendiang lebih tua 27 tahun dari I Gusti Bagus Saputera, memiliki jasa yang besar dalam perjuangan merebut dan mempertahankan Kemerdekaan NKRI 17 Agustus 1945. Sebagai pejuang kemerdekaan RI, beliau layak mendapat gelar kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI (1945 – 1949).
Semangat perjuangan beliau, kini diteruskan dan diamalkan dalam praktik sehari-hari oleh oleh cucu-cucunya, seperti Romo Sin atau Sudiarta Indrajaya.
Dikatakan, pemberian penghargaan kepada mendiang berdasarkan data dan fakta di lapangan. Beliau betul-betul membantu perjuangan dan sudah membuktikan dalam sejarah perjuangan kemerdekaan. Mendiang berdharma bakti tanpa pamrih untuk kemerdekaan RI.

Apresiasi Tinggi
Cucu mendiang Lie Sing Khoen, Sudiarta Indrajaya (Romo Sin), memberi apresiasi yang tinggi atas pemberian penghargaan kepada kakeknya itu. “Pada peringatan HUT ke-69 LVRI Tahun 2026 ini kami merasa sangat bahagia bisa hadir di tengah-tengah orangtua kami para pejuang veteran se-Bali untuk menerima penghargaan dari LVRI Bali, atas jasa engkong/kakek kami, mendiang Lie Sing Khoen, sebagai Pejuang Kemerdekaan RI. Engkong kami dipandang layak mendapat Gelar Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI (1945 – 1949),” ujar Romo Sin yang mantan Ketua INTI Bali ini.
Kata Romo Sin, kakeknya dinyatakan telah ikut dalam perjuangan merebut dan mempertahankan Kemerdekaan NKRI, 17 Agustus 1945. “Bagi kami penghargaan ini tidak hanya kehormatan bagi kami keluarga besar mendiang engkong/kakek kami Lie Sing Khoen semata, tetapi juga kehormatan dan penghargaan bagi warga Tionghoa di Indonesia, khususnya di Bali,” katanya.
Penghargaan ini juga menunjukkan bahwa tercatat dalam beberapa dokumen, 1957, 1961 dan 1966, seorang pemuda dari negeri Tirai Bambu yang lahir tahun 1903, ikut berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI di daerah Sempidi, Badung pada tahun 1940 an. “Hal ini ibarat secercah cahaya kecil yang muncul di tengah kegelapan, membawa terang dengan bekal kemampuan sebagai kesatria dan nilai budaya tua Negeri Panda terpatri dalam budaya Bali nan luhur, ” pungkasnya. (MBP2)