Kusuma Yudha Besarkan Usaha Yuda Cell dengan Dukungan KUR BRI

 Kusuma Yudha Besarkan Usaha Yuda Cell dengan Dukungan KUR BRI

I Wayan Kusuma Yudha di lokasi usaha Yuda Cell di Bangli. (ist)

BANGLI – baliprawara.com

I Wayan Kusuma Yudha mengembangkan usaha ponsel bernama Yuda Cell di Bangli, Bali, dari keterampilannya memperbaiki perangkat elektronik. Dirintis sejak 2005, bisnisnya kini memiliki enam pekerja dan menyediakan layanan penjualan ponsel, servis, suku cadang, hingga transaksi keuangan melalui agen BRILink.

Kusuma Yudha memulai usahanya di kawasan Bujangan, Bangli, dengan menerima perbaikan perangkat elektronik. Kemampuan tersebut dipelajari secara otodidak melalui hobi dan pengalaman bersama teman-temannya.

Pada 2010, dia mulai berfokus pada penjualan dan perbaikan telepon seluler. Pendapatan dari jasa servis menjadi modal awal yang terus diputar untuk mengembangkan bisnis.

“Saya mulai dari kecil. Modalnya dari penghasilan servis sendiri, kemudian diputar lagi untuk mengembangkan usaha,” ujarnya, dalam keterangannya, Sabtu 24 Oktober 2026

Yuda Cell kini melayani berbagai kebutuhan pengguna ponsel, mulai dari penjualan perangkat, aksesoris, perbaikan, hingga penyediaan suku cadang. Usaha ini juga melayani teknisi dan reseller yang membutuhkan komponen ponsel.

Kusuma Yudha kemudian memperluas layanan dengan menjadi agen BRILink. Fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat melakukan transaksi keuangan tanpa harus datang langsung ke kantor bank.

Pelanggan BRILink berasal dari berbagai kalangan, termasuk pelaku peternakan yang memanfaatkan layanan untuk membayar kebutuhan operasional seperti pakan ternak dan angsuran.

Berada di lingkungan permukiman, Yuda Cell melayani transaksi hingga malam hari, termasuk kebutuhan mendesak masyarakat di luar jam layanan perbankan pada umumnya.

Dalam mengembangkan bisnis, Kusuma Yudha juga memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebesar Rp500 juta dengan tenor empat tahun.

Pembiayaan tersebut menjadi tambahan modal untuk mendukung kegiatan usaha.  Ia berharap akses permodalan bagi pelaku UMKM terus diperluas. “Harapannya ke depan BRI bisa semakin membantu usaha-usaha seperti kami,” katanya.

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, mengatakan BRI berupaya mendukung pertumbuhan UMKM melalui pembiayaan dan layanan perbankan sesuai kebutuhan pelaku usaha.

“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, termasuk dalam menciptakan lapangan kerja dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, BRI berkomitmen memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang memiliki potensi untuk berkembang, disertai pendampingan dan pemanfaatan layanan perbankan yang mendukung aktivitas bisnis mereka,” ujarnya.

Menurut Hery, diversifikasi layanan dan pemanfaatan keuangan digital dapat membantu UMKM memperluas jangkauan usaha. BRI berharap dukungan pembiayaan dan layanan perbankan dapat mendorong peningkatan kapasitas bisnis serta membuka peluang kerja di lingkungan sekitar. (MBP)

 

redaksi

Related post