LKBB SAPTA #2 di SMP Negeri 7 Mengwi, Ajang Pembinaan Karakter dan Disiplin Generasi Muda
Penyerahan juara LKBB SAPTA #2.
MANGUPURA – baliprawara.com
Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) SAPTA #2 tingkat Provinsi, digelar di SMP Negeri 7 Mengwi, Minggu 27 September 2026. Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana, S.H., M.Si., ini, menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 SMP Negeri 7 Mengwi.
Kegiatan ini diikuti puluhan regu dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK se-Bali. Sejak pembukaan yang digelar pada pagi hari, para peserta mengikuti semua rangkaian kegiatan hingga prosesi penutupan pada sore harinya. Hadir pada kegiatan ini, sejumlah undangan termasuk Anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Edy Sanjaya, SH., yang juga sekaligus menyerahkan dana pembinaan.

Kadisdikpora Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana, S.H., M.Si., dalam sambutan yang dibacakan Kepala Bidang Pendidikan SMP, Dewa Nyoman Subadra, S.E., M.M., menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia berpesan kepada peserta agar kegiatan ini dijadikan sebagai pengalaman untuk belajar, berprestasi, sekaligus mempererat persaudaraan antarpelajar se-Bali.
“Saya berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat dalam membentuk generasi muda Bali yang disiplin, berkarakter, berprestasi, dan berintegritas,” harap Kadisdikpora.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, yang hadir pada penutupan LKBB SAPTA #2, memberikan apresiasi kepada pihak sekolah, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ajang pembinaan karakter tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa LKBB tidak semata-mata tentang keterampilan baris-berbaris.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas karena mengajarkan nilai disiplin, loyalitas, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. “Kegiatan ini merupakan langkah positif untuk membentuk karakter Pancasila. Jangan dilihat bahwa LKBB itu hanya masalah baris-baris. Pemaknaannya yang penting ada nilai-nilai disiplin, loyalitas, ikut perintah dan sebagainya,” ujarnya saat menutup kegiatan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengembangkan program pembinaan karakter bagi peserta didik. Menurutnya, kompetisi seperti ini sangat relevan di tengah terbatasnya aktivitas positif bagi generasi muda dan dapat menjadi sarana membangun mental, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan.
Badung sendiri kata dia, dalam tahun ini berhasil mencatatkan sejumlah prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional dalam bidang kepaskibrakaan. Untuk itu pihaknya menilai pembinaan kepaskibrakaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Pasalnya, mempertahankan prestasi dinilai lebih sulit dibandingkan meraihnya.
Oleh karenanya, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pola pembinaan yang telah berjalan. Yang mana beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain durasi karantina peserta dan peningkatan koordinasi dengan sekolah agar proses pelatihan dapat berjalan lebih optimal.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 7 Mengwi, Luh Gede Arie Kumara Dewi, menjelaskan bahwa LKBB SAPTA #2 merupakan penyelenggaraan tahun kedua. Ia menyebutkan bahwa ekstrakurikuler Paskibra di sekolah tersebut baru berjalan sekitar tiga tahun. Meski tergolong baru, namun SMP Negeri 7 Mengwi telah berhasil meraih berbagai prestasi membanggakan.
“Tim Paskibra SMP Negeri 7 Mengwi pernah meraih Juara Utama 2 di Surabaya serta Juara Utama 1 pada ajang di Banyuwangi tahun 2026. Dalam waktu dekat, kami akan mengikuti Kejuaraan Nasional pada November mendatang,” ucapnya.
Terkait pelaksanaan LKBB SAPTA #2 ini, diikuti sebanyak 28 regu yang terdiri dari 12 tim tingkat SD, 9 tim tingkat SMP, dan 7 tim tingkat SMA. Ke depan pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat terus digelar setiap tahun sebagai wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, serta sportivitas bagi generasi muda.
Dari kegiatan ini, untuk jenjang SD, Juara umum diraih oleh SD 1 Munggu, jenjang SMP, juara umum diraih oleh SMP 6 Mengwi (A), dan jenjang SMA diraih oleh SMA 1 Kediri, Tabanan. (MBP)
