Lomba Video Drone Meriahkan HUT ke-238 Kota Denpasar, Sungai Jadi Sorotan Utama

 Lomba Video Drone Meriahkan HUT ke-238 Kota Denpasar, Sungai Jadi Sorotan Utama

Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa (tengah) saat menyampaikan paparan terkait HUT Kota Denpasar.

DENPASAR – baliprawara.com
Perayaan Hari Ulang Tahun ke-238 Pemerintah Kota Denpasar tahun 2026 ini, dikemas dengan konsep yang lebih sederhana. Meski begitu, keterlibatan masyarakat dan berbagai komunitas dipastikan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap rangkaian kegiatan.

Sejumlah agenda telah disiapkan untuk memeriahkan momentum tahunan tersebut. Mulai dari apel peringatan, parade budaya, hingga pergelaran seni yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Tak hanya itu, lomba video drone menjadi salah satu kegiatan yang mencuri perhatian dalam perayaan tahun ini.

Menurut Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, dalam jumpa media di Gedung Dharma Negara Alaya, Kamis 26 Februari 2026 mengatakan, berbagai pihak turut dilibatkan sebagai pelaksana dalam rangkaian acara DTIK Fest yang menjadi bagian dari peringatan HUT Kota Denpasar. Koordinasi lintas sektor pun dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi lapangan.

Dikatakan, peringatan hari jadi ke-238 ini akan dipusatkan di Lapangan Lumintang pada Jumat 27 Februari. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel peringatan yang dihadiri jajaran pemerintah, undangan, serta masyarakat umum.

Usai apel, seluruh peserta dan undangan akan diarahkan mengikuti rangkaian kegiatan lanjutan sesuai yang telah disiapkan panitia. “Salah satunya adalah Parade Ngawer yang digarap oleh Dinas Kebudayaan dengan melibatkan para yowana dari berbagai banjar dan desa adat di Kota Denpasar,” bebernya.

Setelah parade, rombongan akan bergerak mengunjungi sejumlah titik kegiatan lain yang telah dipersiapkan. Puncaknya adalah pergelaran seni di Ruang Taksu yang menjadi penutup rangkaian perayaan HUT Pemerintah Kota Denpasar tahun ini.

Meski mengusung konsep sederhana, perayaan kali ini disebut tetap sarat makna. Pemerintah Kota Denpasar menekankan bahwa kesederhanaan tidak mengurangi partisipasi masyarakat. “Justru, semakin banyak komunitas dan stakeholder yang terlibat aktif dalam menyukseskan agenda tahunan ini,” bebernya.

See also  Unud Terima Kunjungan Institut Teknologi Sumatera, Bahas Implementasi MBKM

Salah satu yang menjadi sorotan adalah lomba video drone. Kegiatan ini dirancang untuk mengangkat potensi Kota Denpasar dari sudut pandang udara. Peserta lomba akan diajak menampilkan visual yang menggambarkan wajah kota secara lebih luas dan menyeluruh.

Lomba video drone tersebut secara khusus diarahkan untuk menyoroti aliran sungai yang membentang di wilayah Kota Denpasar. Para peserta akan menyusuri sungai-sungai melalui pengambilan gambar udara, sehingga dapat memperlihatkan kondisi riil sekaligus potensi yang dimiliki kawasan tersebut.

Melalui tayangan video hasil lomba itu nantinya, masyarakat diharapkan dapat melihat secara langsung keberadaan sungai-sungai di Kota Denpasar. “Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari edukasi visual agar masyarakat semakin memahami dan peduli terhadap lingkungan sekitar,”ucapnya.

Konsep lomba drone ini tidak hanya berfokus pada aspek estetika visual, tetapi juga pada pesan yang ingin disampaikan. Sungai sebagai bagian dari ekosistem kota menjadi elemen penting yang ingin diangkat dalam perayaan tahun ini.

Selain lomba drone, Pemerintah Kota Denpasar juga menyiapkan kegiatan yang berkaitan dengan upaya pengurangan angka pengangguran. Salah satunya melalui pelaksanaan job fair atau pameran kesempatan kerja yang digelar bertepatan dengan momentum perayaan hari jadi.

Kegiatan job fair tersebut melibatkan sekitar 30 perusahaan dan penyedia kerja. Dari partisipasi tersebut, tersedia kurang lebih 2.600 lowongan pekerjaan yang ditawarkan kepada masyarakat.
Lowongan yang disiapkan mencakup berbagai bidang pekerjaan. Pemerintah kota berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pencari kerja, khususnya generasi muda yang tengah membutuhkan kesempatan kerja.

Pelaksanaan job fair dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan jadwal dan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Pemerintah Kota Denpasar juga membuka peluang agar kegiatan serupa dapat digelar lebih dari satu kali dalam setahun. Hal ini mempertimbangkan dinamika ketenagakerjaan, di mana tidak sedikit pekerja yang sewaktu-waktu kembali membutuhkan pekerjaan karena berbagai faktor.

See also  Tanggapi Kasus TPPO Dalam RDP Dengan Komisi III DPR RI, Dirjen Imigrasi Analogikan Paspor Dengan SIM

Dengan adanya tambahan kesempatan seperti job fair, diharapkan angka pengangguran dapat ditekan secara bertahap. Pemerintah kota menilai langkah ini sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, suasana perayaan HUT ke-238 Kota Denpasar juga sempat menarik perhatian publik melalui pemasangan penjor oleh para yowana di berbagai titik. Aksi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi simbol semangat kebersamaan dalam menyambut hari jadi kota.

Keseluruhan rangkaian kegiatan telah dirancang dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan di lapangan, termasuk faktor cuaca. Panitia memastikan aspek keselamatan menjadi perhatian utama agar setiap agenda dapat berjalan dengan lancar.

Dengan beragam kegiatan yang melibatkan budaya, teknologi, hingga sektor ketenagakerjaan, peringatan HUT ke-238 Pemerintah Kota Denpasar diharapkan menjadi momentum kebersamaan sekaligus penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota.

Lomba video drone yang menyoroti sungai-sungai di Kota Denpasar pun menjadi salah satu simbol inovasi dalam perayaan tahun ini, menghadirkan perspektif baru dalam melihat wajah kota dari ketinggian udara. (MBP)

 

redaksi

Related post