MJO Fase 3 di Samudera Hindia Berkontribusi Terhadap Pembentukan Awan Hujan di Wilayah Indonesia
Pemantauan cuaca dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar.
MANGUPURA – baliprawara.com
Selama tiga hari ke depan mulai 19 – 21 Maret 2025, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, dapat terjadi di sebagian besar wilayah Bali. Sedangkan, suhu udara berkisar antara 20 – 34 °C, dengan kelembaban udara berkisar antara 60 – 95 %.
Angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya – Barat dengan kecepatan berkisar antara 4 – 40 Km/Jam. Tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0.5 – 1.5 meter, di Perairan Selatan Bali berkisar antara 1 – 2.5 meter, di Selat Bali berkisar antara 0.75 – 2.5 meter dan di Selat Lombok berkisar antara 0.75 – 2.5 meter.
Kondisi ini menurut Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar, CAHYO NUGROHO, disebabkan oleh MJO (Madden-Julian Oscillation) Fase 3 di Samudera Hindia (Indian Ocean), yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Selain itu, terdapat pola belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Bali.
“Prediksi Cuaca 3 hari kedepan, kondisi cuaca umumnya berawan, potensi hujan ringan – sedang dapat terjadi di sebagian besar wilayah Bali. Angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya – Barat dengan kecepatan berkisar antara 4 – 37 Km/Jam,” katanya, melalui keterangan tertulisnya, Rabu 19 Maret 2025.
Terkait kondisi ini, pihaknya mengimbau agar waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Bali bagian tengah, timur dan selatan serta tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter atau lebih di perairan selatan Bali. “Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, banjir, tanah longsor dan pohon tumbang,” ucapnya. (MBP)