Orado Badung Lampaui Target di Kejurprov Bali, Sumerta Dorong Peluang Tampil ke Level Nasional

 Orado Badung Lampaui Target di Kejurprov Bali, Sumerta Dorong Peluang Tampil ke Level Nasional

Para juara tingkat Junior (atas) dan juara tingkat senior (bawah) pada Kejurprov Orado Bali, Sabtu 11 April 2026. (ist)

DENPASAR – baliprawara.com
Pengurus Cabang (Pengcab) Orado Kabupaten Badung mencatatkan hasil positif dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Orado Bali yang berlangsung Sabtu 11 April 2026. Ajang tersebut digelar di ruang konsultasi Ketua DPRD Badung dan menjadi salah satu momentum penting bagi perkembangan cabang olahraga Orado di Bali.

Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Badung berhasil meraih posisi ketiga pada kategori senior serta posisi kedua pada kategori junior. Capaian ini dinilai cukup signifikan mengingat persiapan dan pembinaan yang sebelumnya masih tergolong terbatas.

Ketua Pengcab Orado Kabupaten Badung, I Made Sumerta, mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya tidak memasang target tinggi dalam kejuaraan tersebut. Fokus utama hanya menembus posisi tiga besar, mengingat minimnya pengalaman dari sisi pembinaan maupun intensitas turnamen sebelumnya.

Ketua Pengcab Orado Badung, I Made Sumerta, sebelum kegiatan (foto kiri) dan bersama Ketua Orado Bali, Dewa Made Mahayadnya (foto kanan).

Made Sumerta menyampaikan bahwa hasil yang diraih justru melampaui ekspektasi awal yang telah ditetapkan. “Jadi sesuai dengan target kami di Pengcab Orado Badung di Kejurprov, memang target kami itu adalah masuk tiga besar. Kami tidak muluk-muluk karena pembinaan, sosialisasi, dan turnamen-turnamen sebelumnya masih sangat minim. Tetapi tiga besar kita sudah bisa lampaui,” ujar Sumerta, Minggu 19 April 2026

Pada kategori senior, tim Badung harus mengakui keunggulan Kabupaten Tabanan di babak semifinal. Tabanan kemudian keluar sebagai juara pertama dalam kategori tersebut, disusul Denpasar di posisi kedua. Badung pun menempati posisi ketiga setelah hasil tersebut.

Sementara itu, pada kategori junior, Badung tampil cukup kompetitif hingga berhasil menembus babak final. Namun, mereka harus puas di posisi kedua setelah kalah dari Karangasem yang keluar sebagai juara. Adapun posisi ketiga dalam kategori junior diraih oleh Buleleng.

Meskipun belum berhasil meraih posisi puncak, hasil ini tetap menjadi catatan penting bagi Pengcab Orado Badung dalam upaya pengembangan atlet ke depannya. Keberhasilan menembus posisi atas di dua kategori sekaligus menunjukkan adanya potensi yang dapat terus dikembangkan.

See also  PLN Pastikan Tidak Ada Penghapusan dan Pengalihan Daya 450 VA

Terkait dengan kelanjutan kompetisi di tingkat nasional, Made Sumerta berharap adanya peluang yang lebih luas bagi atlet Bali untuk tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Orado yang dijadwalkan berlangsung di Bogor pada 22–24 April 2026. Ia mengungkapkan bahwa saat ini hanya juara pertama yang direncanakan mewakili Bali dalam ajang tersebut. Namun demikian, pihaknya mendorong agar peringkat satu hingga tiga juga diberikan kesempatan untuk berkompetisi di tingkat nasional.

“Ya, itu juara satu saja. Tetapi kami mengharapkan kalau bisa juara satu, dua, tiga itu yang dikirim kita adu di sana, karena dari provinsi lain itu bisa mengikuti lebih, minimal dia tiga tim sudah mendaftarkan diri,” katanya.

Menurutnya, semakin banyak wakil yang dikirim, maka peluang untuk meraih prestasi di tingkat nasional juga akan semakin besar. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing atlet dari Bali dalam menghadapi kompetisi yang lebih luas.

Usulan tersebut, lanjutnya, telah disampaikan kepada Ketua Pengprov Orado Bali. Namun keputusan akhir tetap berada di tingkat provinsi, sehingga pihaknya masih menunggu kebijakan resmi terkait kuota peserta yang akan diberangkatkan ke Kejurnas.

Di sisi lain, Made Sumerta juga menyoroti adanya perubahan kebijakan terkait kuota peserta Kejurnas yang sempat berdampak pada kondisi psikologis atlet. Ia menyebutkan bahwa sejak awal para atlet telah diarahkan untuk menargetkan tampil di tingkat nasional. Namun di tengah perjalanan, terjadi perubahan aturan yang membuat semangat atlet sempat menurun.

“Di awal kita sudah menginformasikan seperti itu, tetapi di tengah jalan ternyata ada perubahan lagi, sehingga kami jujur agak sedikit down juga semangatnya. Maunya kita biar ada kontinuitas prestasi di awal-awal ini,” tambahnya.

See also  594 Mahasiswa Ikuti PKKMB FIB Unud Tahun 2022

Ke depan, Pengcab Orado Kabupaten Badung memiliki sejumlah rencana strategis untuk mengembangkan cabang olahraga ini. Salah satu target utama adalah menjadikan Orado sebagai cabang olahraga resmi yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2028.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pengprov Orado Bali serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) guna mengurus aspek legalitas organisasi. Langkah ini dianggap penting agar Orado dapat diakui secara resmi sebagai cabang olahraga yang memiliki struktur dan sistem pembinaan yang jelas.

Selain itu, pembinaan atlet juga akan terus ditingkatkan dengan fokus pada kalangan pelajar. Pengcab Badung berencana menggencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah, khususnya tingkat SMP dan SMA, sebagai upaya menjaring bibit atlet potensial sejak dini.

Program ini diharapkan dapat menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan serta memperkuat fondasi prestasi Orado di masa mendatang. “Yang ketiga, tetap kami akan melakukan sosialisasi, pembinaan-pembinaan dari awal, dari sekolah-sekolah utamanya untuk menjaring atlet-atlet potensial terutama dari tingkat junior,” pungkasnya. (MBP)

Data Atlet Orado Badung dalam Kejurprov Orado Bali 2026.

Katagori Yunior :
1. I Wayan Melodi Cord Saputra, Tempat/ tgl lahir : Denpasar, 16 juni 2010
2. ⁠I Putu Aditya Pratama, Tempat, tgl Lahir : Denpasar : 18 Januari 2009.
3. ⁠I Kadek Kenshi Bagasditya Hareshanand, Tempat tgl lahir : Denpasar, 7 Pebruari 2012.

Katagori Senior :
1. I Made Subrata — Tempat tgl lahir : Badung, 1 Januari 1981
2. I Made Bambang Panji Leo : tempat, tgl lahir : Badung, 24 Juli 1987
3. ⁠I Made Suryata, tempat tgl lahir : Badung, 22 Mei 1986.

 

prawarautama

Related post