Paradise Indonesia Luncurkan Maison AÉLA, Villa Eksklusif dengan Konsep Quiet Luxury

 Paradise Indonesia Luncurkan Maison AÉLA, Villa Eksklusif dengan Konsep Quiet Luxury

Peletakan batu pertama proyek hunian Maison AÉLA, Rabu 8 April 2026.

DENPASAR – baliprawara.com
Paradise Indonesia Group resmi memperkenalkan proyek hunian terbaru bertajuk Maison AÉLA. Koleksi villa premium ini mengusung konsep boutique quiet luxury living dan berlokasi di kawasan strategis, di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Bali.

Peluncuran proyek tersebut ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking yang berlangsung, Rabu 8 April 2026. Acara ini turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama, mitra bisnis, serta masyarakat sekitar yang menjadi bagian dari lingkungan pengembangan.

Kehadiran Maison AÉLA menjadi langkah baru bagi Paradise Indonesia Group dalam memperkaya portofolio properti mereka. Proyek ini dirancang sebagai bentuk inovasi pengembangan hunian yang lebih modern, dengan pendekatan yang menekankan keseimbangan antara kenyamanan, kualitas hidup, dan desain berkelanjutan.

Pengembangan Maison AÉLA merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk melakukan diversifikasi produk, khususnya pada segmen hunian butik yang lebih eksklusif dan berorientasi pada gaya hidup masa kini.

Paradise Indonesia Group melihat adanya perubahan tren dalam preferensi pasar properti. Saat ini, hunian tidak hanya dinilai dari lokasi dan fasilitas semata, tetapi juga dari kualitas pengalaman hidup yang ditawarkan.

Maison AÉLA hadir dengan pendekatan yang lebih personal dan intim, berbeda dari proyek berskala besar yang sebelumnya dikembangkan oleh perusahaan. Meski demikian, standar kualitas dalam perencanaan dan eksekusi tetap menjadi prioritas utama.

Perwakilan manajemen Paradise Indonesia Group, Patrick Rendradjaja, menyampaikan bahwa proyek ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang lebih tenang, berkarakter, dan memiliki nilai emosional.

Ia menuturkan bahwa tren hunian kini mengarah pada ruang tinggal yang mampu memberikan rasa nyaman sekaligus menjadi tempat untuk membangun koneksi yang bermakna.

“Maison AÉLA dibangun di kawasan Sanur, yang dikenal sebagai salah satu area hunian paling matang di Bali. Jalan Danau Tamblingan sendiri merupakan lokasi yang sudah padat dan jarang memiliki pengembangan baru,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu 8 April 2026.

See also  Sentra Apidyeh Sempidi, Kumpulan Berdaya Melalui Pendampingan BTPN Syariah

Hal ini menjadikan Maison AÉLA sebagai salah satu penawaran langka di kawasan tersebut. Dengan jumlah unit yang terbatas, proyek ini menawarkan pengalaman tinggal yang lebih eksklusif dan privat.
Sanur selama ini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai kawasan residensial yang memiliki karakter tenang dan nyaman. Faktor inilah yang menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan proyek ini.

Maison AÉLA dirancang secara terbatas dengan hanya menghadirkan 11 unit villa. Setiap unit dilengkapi dengan empat kamar tidur yang memiliki kamar mandi dalam (ensuite), kolam renang pribadi, taman, serta rooftop terrace.

Villa ini juga mengusung konsep turnkey, yang berarti akan diserahterimakan dalam kondisi fully furnished. Dengan demikian, pemilik dapat langsung menggunakan hunian tanpa perlu melakukan penyesuaian tambahan.

Dari sisi desain, proyek ini mengedepankan kualitas ruang melalui pencahayaan alami, sirkulasi udara yang optimal, serta perpaduan harmonis antara area dalam dan luar ruangan.
Salah satu elemen khas dari Maison AÉLA adalah Lifted Garden Courtyard. Area ini merupakan taman komunal yang dirancang sebagai ruang hijau bersama yang aman dan bebas kendaraan, namun tetap menjaga privasi masing-masing unit.

Selain fasilitas utama, Maison AÉLA juga menawarkan akses privat menuju pantai. Hal ini memberikan nilai tambah bagi penghuni yang menginginkan pengalaman tinggal di kawasan pesisir dengan suasana yang tenang.
Proyek ini juga didukung dengan pengelolaan profesional serta konsep lock-and-leave.

Konsep tersebut memungkinkan pemilik untuk meninggalkan properti dalam kondisi aman saat tidak digunakan, sehingga cocok bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Dengan fleksibilitas tersebut, villa dapat difungsikan baik sebagai tempat tinggal utama maupun sebagai hunian liburan.

Maison AÉLA dimiliki dan dikembangkan oleh PT Graha Pradipta Pratama, yang merupakan bagian dari afiliasi Paradise Indonesia Group. Perusahaan ini memiliki rekam jejak dalam pengembangan properti dan sektor hospitality di Indonesia. Konsep quiet luxury yang diusung menekankan pada kemewahan yang tidak berlebihan. Nilai eksklusivitas lebih ditonjolkan melalui detail desain, pemilihan material berkualitas, serta pendekatan arsitektur yang timeless.

See also  Perwakilan MBI Bali, Pompa Semangat Ribuan Peserta Jambore Nasional II Motor Besar Indonesia di Badung

Paradise Indonesia Group telah berdiri sejak tahun 2002 dan dikenal sebagai pengembang properti gaya hidup di berbagai kota besar di Indonesia. Perusahaan ini mengelola berbagai portofolio mulai dari hotel, pusat perbelanjaan, hingga apartemen.
Saat ini, grup tersebut memiliki 14 hotel yang tersebar di Jakarta, Bali, Batam, Yogyakarta, dan Makassar. Hotel-hotel tersebut mencakup berbagai segmen, mulai dari bintang dua hingga bintang lima.Selain itu, Paradise Indonesia Group juga mengoperasikan enam pusat perbelanjaan yang berada di Jakarta, Bandung, dan Bali.

Dalam pengembangan ke depan, perusahaan tengah mengerjakan sejumlah proyek, termasuk Antasari Place di Jakarta Selatan, 23 Semarang Shopping Center, serta kawasan hunian berkonsep low-density di Balikpapan. Kehadiran Maison AÉLA menjadi bagian dari langkah berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan proyek properti yang relevan dengan perkembangan pasar serta kebutuhan gaya hidup modern. (MBP)

redaksi

Related post