Penantian 8 Tahun, Uuk Paramahita Akhirnya Pameran Tunggal di Galeri ZEN1

 Penantian 8 Tahun, Uuk Paramahita Akhirnya Pameran Tunggal di Galeri ZEN1

Seniman Uuk Paramahita, berpose di depan karyanya.

MANGUPURA – baliprawara.com
Galeri ZEN1 Bali, akhirnya menggelar pameran tunggal karya-karya dari seniman Uuk Paramahita, setelah menunggu selama 8 tahun. Pameran ini dibuka secara resmi oleh Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana, S.Sn., M.Sn., Minggu 16 Maret 2025.

Digelar selama satu bulan, dari 16 Maret -19 April 2025 ini,  pameran ini mengangkat tema,“City of Happiness”, yang menampilkan eksplorasi visual tentang kehidupan perkotaan yang dinamis.

Karya-karya dari Uuk Paramahita dalam pameran ini, menampilkan gambaran suasana metropolitan yang padat, dengan interpretasi visual yang dinamis. Keberadaan gedung-gedung tinggi, ditambah dengan kemacetan lalu lintas, dituangkan ke dalam komposisi yang penuh detail, dengan garis-garis tegas dan warna-warna kontras yang mencerminkan kompleksitas kehidupan urban, khususnya di Denpasar.

Uuk Paramahita mengungkapkan, pameran ini memiliki makna mendalam karena menjadi pameran tunggal keduanya, setelah yang pertama digelar 20 tahun lalu pada 2005. Melalui pemeran ini, Uuk ingin menyampaikan pesan, di mana seni tidak hanya menjadi ekspresi kebebasan, tetapi juga refleksi atas keseimbangan antara lingkungan, kehidupan sosial, dan keberlanjutan.

Berkarya baginya menjadi bagian dari pembentukan hidup dan menciptakan harapan hidup, atau sekadar nasihat untuk diri. “Karya saya selalu memberi nuansa tenang dan damai yang diikuti oleh wujud aktivitas figur yang kocak, namun itu wujud kebahagiaan. Sebab, pada dasarnya damai dan bahagia menjadi harapan kita semua,” ujar Uuk.

Pembukaan pameran tunggal seniman Uuk Paramahita, Minggu 16 Maret 2025.

Director Galeri ZEN1 Bali, Nicolaus Kuswanto, mengatakan, persiapan untuk pameran ini telah lama. Pihaknya sudah menunggu cukup lama hadirnya seniman Uuk Paramahita untuk bisa berpameran di galeri yang ia kelola.

“Saya menunggu delapan tahun untuk momen ini. Uuk benar-benar serius mempersiapkan pameran ini, bahkan sejak 2021 ia sudah mulai mengukur tembok galeri dan menyusun konsepnya,” katanya saat ditemui disela pembukaan, Minggu 16 Maret 2025.

See also  Harga Anjlok, Petani Bawang Kintamani Menjerit

Lebih lanjut dikatakan, pameran City of Happiness ini menjadi bentuk dedikasi Uuk Paramahita dalam menghadirkan refleksi kehidupan kota melalui seni rupa. Melalui pameran ini, ia mengajak para penikmat seni untuk melihat realitas kehidupan urban dari perspektif yang lebih mendalam.

Sementara itu, Rektor ISI Bali, Prof. Kun Adnyana, merasa bangga bisa membuka pameran ini. Ia mengungkapkan bahwa Uuk Paramahita ini dikenal sebagai seorang seniman yang tekun serta memiliki karakter tenang. Karya yang dihasilkan merupakan hasil perjalanan panjangnya sejak mahasiswa.

“Saya melihat, Uuk memiliki kegigihan luar biasa. Karya-karya dari Uuk merupakan hasil dari perjalanan panjang yang telah ia tekuni sejak mahasiswa,” ujar Prof. Kun.

Aktor Onky Alexander, yang merupakan pemeran Boy pada film Catatan si Boy, hadit khusus pada pembukaan pameran ini. Onky mengagumi keunikan karya dari Uuk karena sangat berbeda dengan yang lain. “Ekosistem seni seperti ini, harus terus didukung agar lebih dikenal luas,” kata Onky. (MBP)

 

redaksi

Related post