Perayaan Imlek Hainan School Bali Penuh Spirit Multikultural, Yayasan Apresiasi Warga Hainan sebagai Pejuang Kemerdekaan RI

 Perayaan Imlek Hainan School Bali Penuh Spirit Multikultural, Yayasan Apresiasi Warga Hainan sebagai Pejuang Kemerdekaan RI

Perayaan Imlek di Hainan School Bali kental spirit multikultur.

DENPASAR – baliprawara.com
‎Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 tahun  2026 di Bali kental dengan spirit kebersamaan dalam keberagaman. Demikian juga perayaan Imlek yang diselenggarakan Sekolah Tiga Bahasa Hainan Bali (Hainan School Bali) Denpasar,  pada 19 Februari 2026—hari ketiga Tahun Baru Imlek,  penuh spirit multikultur.

‎Memang, Sekolah Tiga Bahasa Hainan Bali selama ini berkomitmen pada konsep pendidikan multikultural, menjunjung tinggi nilai persatuan dalam keberagaman. Selama lebih dari 20 tahun, sekolah ini terus berkembang dengan mengedepankan keharmonisan antar etnis dan kualitas pendidikan yang seimbang. Sekolah ini terbuka bagi siswa dari berbagai latar belakang etnis, khususnya memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari berbagai kelompok masyarakat. Saat ini, sekitar 70 persen siswa adalah penduduk lokal, serta terdapat pula siswa dari berbagai latar belakang lainnya. Dapat dikatakan bahwa sekolah ini menjadi simbol keharmonisan tanpa memandang perbedaan status sosial. Demikian disampaikan pengurus Yayasan Hainan Bali, Rustam, dalam sambutannya.

‎Perayaan Imlek Hainan School Bali dibuka oleh Ketua PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ibu Wakil Walikota, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ibu Sekda Ny. Suwandewi Eddy Mulya, Ketua Yayasan Hainan Bali Hendra Pangestu dan Pengurus Rustam, Sudiarta Indrajaya, Yudi Antara, serta Kepala Sekolah Hainan Bali, Ms Elvy.

‎Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada keluarga Veteran Pejuang Kemerdekaan asal Bali keturunan Tionghoa, keluarga Lie Tse Sin (Romo Sin),  sebagai bentuk penghormatan atas jasa kakeknya yaitu, mendiang Lie Sing Khoen, sebagai seorang pejuang kemerdekaan RI. Ia bukan hanya kebanggaan keluarga Lie, tetapi juga menjadi pahlawan bagi masyarakat Hainan perantauan.

‎Apresiasi juga disampaikan oleh Konjen RRT di Denpasar, Zhang Zhisheng setelah mengetahui bahwa Ketua LVRI Bali, I Gusti Bagus Saputera memberikan penghargaan kepada Lie Sing Khoen, sebagai veteran pejuang kemerdekaan RI, saat Perayaan HUT LVRI ke-69 di Gedung Merdeka pada 6 Februari 2026.

‎Perayaan Imlek di sekolah yang berlokasi di Renon ini dihadiri orang tua siswa, serta seluruh guru dan murid, dengan total sekitar 2.000 orang. Semua berkumpul dalam suasana penuh kegembiraan, menciptakan nuansa perayaan yang hangat dan meriah.

‎Pada perayaan Imlek tersebut berbagai pertunjukan seni dan budaya disuguhkan, mencerminkan semangat pendidikan multikultural. Para orang tua dan siswa turut berpartisipasi aktif, memberikan dukungan penuh. Setiap tahun, acara ini selalu mendapat sambutan hangat dan menjadi momen kebersamaan antara sekolah, siswa, dan keluarga.

‎Acara dimulai dengan penampilan anak-anak taman kanak-kanak (TK) yang mengenakan kostum warna-warni, menari dengan ceria dan penuh semangat. Gerakan mereka rapi dan terkoordinasi di bawah bimbingan guru, menghasilkan pertunjukan yang menggemaskan dan menarik, disambut tepuk tangan meriah dari para orang tua.

‎Penampilan siswa sekolah dasar (SD) juga tidak kalah menarik, dengan berbagai tarian etnis, termasuk budaya Tionghoa, Dayak, Minahasa, Aceh, Jawa, Melayu, Bali, dan lainnya. Kostum tradisional yang dikenakan menampilkan keindahan keberagaman budaya, menggambarkan kehidupan masyarakat dari berbagai daerah.

‎Istimewa pula, menjelang akhir acara, dilakukan pemberian penghargaan kepada para guru yang telah mengabdi lebih dari 15 tahun, serta kepada staf yang berprestasi. Selain itu, dibagikan pula angpao sebagai bentuk apresiasi dan kebahagiaan bersama. (MBP2)

See also  Warna-warni Ribuan Shot Kembang Api Semarakkan Langit GWK Saat Pergantian Tahun 2025

Redaksi

Related post