Perbaikan Kerusakan Pedestrian di Pantai Kuta Terkendala Kondisi Air Laut Pasang

 Perbaikan Kerusakan Pedestrian di Pantai Kuta Terkendala Kondisi Air Laut Pasang

Pemasangan geobag dan bambu penahan ombak untuk perbaikan pedestrian di kawasan Pantai Kuta, Minggu (19/1).

MANGUPURA – baliprawara.com

Setelah kembali amblas pasca tersapu ombak, perbaikan pedestrian atau jalur khusus pejalan kaki di kawasan Pantai Kuta, mulai dikerjakan pada Minggu 19 Januari 2025. Untuk perbaikan yang dikerjakan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung ini, disiapkan ratusan geobag yang berisi pasir serta bambu penyangga.

Menurut Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Badung, Anak Agung Rama Putra, untuk metode perbaikan masih sama seperti dahulu, yakni dengan pemasangan geobag. Ratusan geobag dan bambu penyangga kata dia, suda mulai dipasang untuk menahan struktur pedestrian agar lebih kokoh.

Dalam proses perbaikan, pihaknya menggunakan sekitar 500 geobag serta mengerahkan excavator dan loader. Saat ini untuk pengerjaan pedestrian, telah rampung sepanjang 12 meter, dan masih tersisa sekitar 3 meter yang belum selesai akibat pasang air laut.

Seharusnya pengerjaan bisa selesai Minggu ini, tetapi terkendala oleh kondisi alam. Kondisi air laut yang kembali pasang, mengakibatkan pengerjaan terpaksa ditunda dan dilanjutkan Senin 20 Januari 2025.

Untuk pengerjaan Minggu pagi, pekerja di lapangan telah malakukan pemasangan bambu penahan yang ditanam sedalam satu meter. Setelah itu, baru diisi dengan pelapis geobag dan pasir sebelum memperbaiki pedestrian. “Dengan metode ini, tampilan pedestrian tetap terlihat alami dan estetik,” katanya Minggu 19 Januari 2025.

Selain petugas dari Dinas PUPR, proses perbaikan ini juga melibatkan para pedagang pantai. Mereka dilibatkan dalam membantu pengisian pasir ke dalam geobag. “Mereka merasa memiliki tanggung jawab karena mendapatkan rezeki dari Pantai Kuta, sehingga ikut serta membantu perbaikan. Mereka dikerahkan oleh pengelola pantai,” ungkapnya.

See also  Unud Lepas 841 Wisudawan pada Wisuda ke-154 

Gung Rama melanjutkan, perbaikan pedestrian ini menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Badung. Sesuai arahan Bupati Badung, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, dan Kepala Dinas PUPR, perbaikan harus segera diselesaikan agar tidak merusak citra pariwisata di kawasan Pantai Kuta. Pihaknya memastikan bahwa perbaikan akan segera dituntaskan guna menjaga kenyamanan wisatawan dan citra pariwisata di Kabupaten Badung. (MBP)

 

redaksi

Related post