Pertama Kali, Bali Tuan Rumah BCS Culture and Art Exchange Festival Awards Ceremony

 Pertama Kali, Bali Tuan Rumah BCS Culture and Art Exchange Festival Awards Ceremony

Mangupura – baliprawara.com
Untuk pertama kali, Bonjour Century Star (BCS) mempercayakan Bali untuk menggelar Festival kesenian. Sebelumnya, BCS yang merupakan sekolah pencarian bakat di Tiongkok, sudah menggelar kompetisi pencarian bakat.

Untuk pemenang lomba pencarian bakat tersebut, kemudian diberikan kesempatan untuk pentas dalam BCS China-Indonesia Culture and art exchange festival awards ceremony, Kamis (2/1/2020) di Holiday Inn Baruna, Kuta. Dengan menggandeng Lembaga kerjasama ekonomi, sosial dan budaya Indonesia-Tiongkok (LIT) Bali Nusra, kegiana yang juga berkolaborasi dengan seniman lokal ini, bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan Tiongkok di bidang ekonomi sosial dan budaya.

 

Pelaksanaan festival kesenian ini mendapat sambutan baik baik dari pihak Tiongkok maupun pihak Indonesia. Praktisi pariwisata Eddy Sunyoto mengatakan, ide ini bukan sekedar pertukaran budaya, namun juga menyambung persaudaraan melalui budaya. Dirinya menilai, hal ini menjadi dampak yang positif bagi pariwisata bali. Karena hasil dari pagelaran festival ini akan ditayangkan pada siaran televisi di Tiobgkok. “Kedepan diharapkan hal hal seperti ini lebih rutin diadakan,” harapnya.

See also  Rangkaian Panggung Seni Tradisi, Tampilkan Okokan Nangluk Merana DTW Tanah Lot

Hal senada disampaikan ketua umum DPP Nawa Cita pariwisata Indonesia, Gusti Kade Sutawa. Pihaknya menyebut, festival kesenian yang melibatkan anak anak ini dapat menunjang pariwisata. Dirinya sangat mendukung, dan diharapkan acara ini agar terus dilaksanakan di Bali termasuk festival-festival lainnya yang melibatkan wisatawan asing. “Tidak hanya di bali, diharapkan hal serupa juga dilakukan di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Sementara, Ketua Lembaga kerjasama ekonomi sosial dan budaya Indonesia – Tiongkok (LIT) Bali Nusra, So Tho Hem Ming didampingi sekjen Pintono Arief Priyono mengatakan, bentuk kesenian Tiongkok yang ditampilkan pada festival pertukaran kesenian dan budaya ini dantaranya, olah vokal, seni tari, seni bela diri, seni musik tradisional dan fashion show. “Pada festival ini Juga Diserahkan piagam penghargaan atas prestasi yang diraih oleh anak anak dan remaja Tiongkok dalam ajang pencarian bakat tersebut,” katanya.

See also  Jalankan Arahan Pemerintah, Prosesi Tawur Kesanga di Pecatu Batasi Peserta

Pihaknya menyampaikan, kegiatan ini pertama kali diadakan di pulau Bali. Dipilihnya Bali sebagai tempat pagelaran, karena Bali adalah tujuan wisata yang paling utama oleh warga Tiongkok. Bahkan Bali kata dia, sebagai pilihan hadiah tour wisata untuk pemenang kompetisi. “Ini juga sebagai hadiah untuk liburan ke pulau Bali untuk pemenang pencarian bakat,” pungkasnya.

So menambahkan, kedepan pihaknya akan berencana membawa seniman Bali ke Tiongkok untuk tampil. Karena menurutnya, kebudayaan Bali sangat disukai oleh warga Tiongkok. Bahkan kata dia, hal serupa pernah dilakukan di Nusa Dua yakni menampilkan kolaborasi seni budaya Bali dan Tiongkok. “Direncanakan kegiatan ini akan digelar dua kali dalam setahun di Bali,” bebernya. (praw)

See also  Dukung Pelestarian Seni Budaya di Badung, Dana Kreativitas Sekaa Teruna Dipastikan Terus Berlanjut

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *