Satu Korban Kebakaran Gudang LPG Akhirnya Meninggal Setelah Dirawat Intensif di RS. Prof. Ngoerah

 Satu Korban Kebakaran Gudang LPG Akhirnya Meninggal Setelah Dirawat Intensif di RS. Prof. Ngoerah

Korban kebakaran gudang LPG di Jalan Cargo saat mendapat perawatan. (ist)

DENPASAR – baliprawara.com

Nasib naas dialami belasan korban kebakaran gudang Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Jalan Cargo Taman 1, Banjar Uma Sari, Desa Ubung Kaja, Bali, yang terjadi Minggu 9 Juni 2024. Semua korban yang berjumlah 18 orang, yang merupakan pekerja di gudang tersebut, mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Bahkan ada korban mengalami luka bakar hingga diatas 50 persen.

Dari belasan korban kebakaran ini, salah seorang korban atas nama Purwanto (40) asal Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia, Senin 10 Juni 2024 siang. Yang mana, korban sebelumnya sempat mendapat perawatan intensif di di RSUP Prof. Ngoerah (Sanglah).

Menurut Kasubag Humas RS Prof IGNG Ngoerah, I Ketut Dewa Kresna, Purwanto mengalami luka bakar cukup parah. Ia akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan, karena kondisi kesehatan yang terus menurun. Jenazah korban akhirnya diserahkan langsung kepada pihak keluarga, dan langsung dipulangkan ke Banyuwangi. “Yang meninggal satu orang,” kata Dewa Kresna.

Hingga Senin siang, RS Prof. Ngoerah, merawat sebanyak 14 korban kebakaran gudang gas LPG di ruangan Burn Unit. Semuanya merupakan pasien rujukan dari beberapa rumah sakit. Dengan meninggalnya satu korban kebakaran tersebut, saat ini RS Prof. Ngoerah merawat 13 korban secara intensif.

Untuk diketahui, pada Minggu 9 Juni 2024, sekitar pukul 06.10 Wita, telah terjadi peristiwa kebakaran, diawali dengan beberapa ledakan yang keras di gudang gas LPG jalan Cargo Taman 1 Banjar Uma Sari, Desa Ubung Kaja.

Dari informasi yang didapat, saksi yang saat itu berada di dekat lokasi kejadian, mendengar suara letupan beberapa kali di luar rumah. Ketika saksi keluar, ia sudah mendapati ada  6 -7 orang keluar dan melompat  dari  gudang  Gas dalam keadaan luka bakar. Kemudian sekitar 5-10 menit, dari dalam gudang Gas keluar asap tebal. 

See also  Amatil Indonesia dan Dynapack Asia, Bangun Fasilitas Daur Ulang Botol Plastik di Indonesia

Melihat hal tersebut, kemudian saksi mengamankan Mobil dan Sepeda motor yang ada di pinggir jalan, dan beberapa menit kemudian saksi melihat Api sudah besar di iringi suara ledakan tabung. (MBP)

 

redaksi

Related post