SDN 2 Blahkiuh Rayakan HUT ke-52 Dirangkaikan HUT ke-81 RI dengan Aksi Peduli Lingkungan
Perayaan HUT ke-52 SDN 2 Blahkiuh Dirangkaikan HUT ke-81 RI.
MANGUPURA – baliprawara.com
SD Negeri 2 Blahkiuh, Kabupaten Badung, memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-52 yang dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Puncak kegiatan berlangsung pada 19 Agustus 2026 yang turut dihadiri Istri Gubernur Bali, Ni Putu Putri Suastini serta sejumlah undangan lain.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Kabupaten Badung, Rai Twistyanti Raharja, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, membacakan sambutan Bupati Badung, menyampaikan bahwa peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menanamkan semangat kemerdekaan kepada para siswa.
“Peringatan 52 tahun sekolah yang dirangkaikan dengan peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia sangat bermanfaat bagi anak-anak kita, karena menanamkan dua nilai, yakni cinta almamater dan cinta tanah air dan bangsa,” ujar Rai.
Lebih lanjut kata Rai, tema yang diusung dalam perayaan tersebut yakni “Semangat Kemerdekaan, Harmoni dalam Kebhinekaan, Berakar pada Budaya, Wujudkan Generasi Cerdas Berkarakter dan Cinta Tanah Air”. Menurutnya, tema itu berkaitan dengan upaya menjaga persatuan dalam keberagaman, berpegang pada nilai budaya, serta membentuk generasi muda yang cerdas, berintegritas dan berkarakter.
Pihaknya juga mengajak seluruh warga sekolah menjadikan perayaan tersebut sebagai momentum memperkuat persatuan, gotong royong, toleransi, kecintaan terhadap budaya dan tanah air. Ia menyebut pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan Kabupaten Badung. “Karena itu, pendidikan tidak hanya diarahkan pada kecerdasan, tetapi juga pembentukan karakter,” ucapnya
Dalam rangkaian HUT tersebut, berbagai kegiatan melibatkan siswa, orang tua, wali murid, siswa TK dan SD se-Kecamatan Abiansemal serta masyarakat. Kegiatan di antaranya lomba mewarnai, nyurat sastra Bali dan kegiatan peduli lingkungan.
Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan adalah penebaran ekoenzim yang dibuat dari sisa buah dan sayuran. Produk tersebut telah dipersiapkan pihak sekolah selama kurang lebih empat bulan.
Selain itu, dilakukan pelepasan sebanyak 6.000 bibit ikan nila di sejumlah titik aliran sungai di Desa Blahkiuh. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aksi kepedulian terhadap lingkungan yang melibatkan warga sekolah dan orang tua siswa.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bali, Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P., yang membacakan sambutan Gubernur Bali, turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SD Negeri 2 Blahkiuh atas perjalanan sekolah yang telah mencapai usia 52 tahun.
“Kepala sekolah, guru, siswa dan seluruh keluarga besar SD Negeri 2 Blahkiuh, selamat ulang tahun ke-52. Sekolah merupakan rumah bagi tumbuhnya generasi demi generasi anak Badung yang cerdas dan berkarakter,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 2 Blahkiuh, Ni Nyoman Susanti, S.Pd., menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan HUT sekolah dan HUT Kemerdekaan RI telah dimulai sejak 10 Agustus. Kegiatan tersebut mencakup perlombaan akademik dan nonakademik.
Yang berbeda di dalamnya yaitu kegiatan jalan santai yang dilakukan dalam kegiatan ini yang melibatkan seluruh orang tua siswa. Sebanyak kurang lebih 200 orang tua siswa ikut melaksanakan kegiatan jalan santai,” katanya.
Jalan santai tersebut tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa penebaran ekoenzim dan pelepasan benih ikan nila di sepanjang sungai Desa Blahkiuh.
Susanti menjelaskan ekoenzim yang digunakan merupakan hasil pengolahan sisa buah dari program sekolah yang berlangsung selama sekitar empat bulan. Sisa buah tersebut dikumpulkan dan diolah hingga menjadi ekoenzim yang kemudian dimanfaatkan dalam kegiatan peduli lingkungan.
Sementara, penebaran ikan nila dilakukan di tiga titik, yakni sungai yang berbatasan dengan Desa Selat, sungai di wilayah perbatasan dengan Punggul, serta sungai di kawasan Pura Dalem Desa Blahkiuh.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan, pihaknya berharap anak-anak ke depannya bisa tumbuh dengan karakter yang lebih baik, lebih mencintai alam, lebih peduli terhadap lingkungan dan tentu juga tidak lupa memiliki etika dan budi pekerti yang lebih tinggi lagi dari sebelumnya. (MBP)
