Sebanyak 5 Orang dari 70 PMI, Tunjukkan Hasil Reaktif Saat Rapid Test

 Sebanyak 5 Orang dari 70 PMI, Tunjukkan Hasil Reaktif Saat Rapid Test

MANGUPURA – baliprawara.con

Berkaitan dengan upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Badung, Dinas Kesehatan selaku bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung gencar melakukan rapid test. Terutama terhadap orang-orang yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pelaku Perjalanan Non PMI (PP Non PMI), termasuk PMI yang menjalani isolasi mandiri di rumah atau bukan yang karantina di hotel.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Diskes Badung I Gusti Agung Alit Naya, untuk  pelaksanaan rapid test lanjutan yang bertempat di Wantilan DPRD Kabupaten Badung Puspem pada hari Rabu (29/4), merupakan rapid test lanjutan sesi ketiga dimana rapid test dilakukan terhadap 70 orang sasaran yang terdiri dari 46 PMI yang menjalani isolasi mandiri di rumah bukan yang karantina di hotel dan sisanya Non PMI maupun Orang Tanpa Gejala (OTG). “Dari 46 PMI ini, 20 orang PMI sebelumnya sudah pernah dilakukan rapid test dan 26 orang PMI belum pernah sama sekali dilakukan rapid test,” kata Agung Alit yang juga Koordinator Bidang Pencegahan di Satgas Dinas Kesehatan.

Menurut Agung Alit Naya hasil dari rapid test terhadap 70 orang, ditemukan 5 orang menunjukkan hasil reaktif, dimana dari 5 orang reaktif ini terdiri dari 4 PMI yang belum pernah sama sekali dilakukan rapid test dan 1 PMI yang sebelumnya pernah di rapid test di bandara. “Untuk kelima orang yang menunjukkan reaktif tersebut, sesuai Surat Edaran Gubernur Bali maka selanjutnya dirujuk ke rumah singgah di kawasan Kuta dimana pemeriksaannya ditindaklanjuti oleh Gugus Tugas Provinsi,” terangnya.

See also  Sewa Hotel di Denpasar untuk Karantina PMI, Tabanan Siapkan Rp 3 Miliar

 

Agung Alit Naya menambahkan sebelumnya pada hari Selasa (28/4) juga telah dilakukan rapid test sesi ke-2 yang dilaksanakan di dua tempat yaitu di Wantilan DPRD dan salah satu Hotel yang dimanfaatkan sebagai rumah singgah di kawasan Kuta. “Untuk rapid test di Wantilan DPRD pada hari Selasa lalu dengan sasaran 96 orang PMI yang karantina mandiri ditemukan seorang reaktif, dimana diketahui subjek reaktif ini merupakan OTG yang pernah kontak dengan kasus sebelumnya. Sedangkan di rumah singgah di hotel kawasan Kuta tempat PMI dikarantina dilakukan rapid test terhadap 55 orang PMI dengan hasil seluruhnya negatif,” tambahnya. (MBP1)

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *