SVF Semakin Tunjukkan Kualitas dan Beri Dampak Ekonomi Luar Biasa

Parade budaya pada hari terakhir Sanur Village Festival XIV/2019, Minggu (26/8/2019).

Denpasar (Bali Prawara)-
Setelah lima hari berlangsung, pelaksanaan Sanur Village Festival (SVF) XIV secara resmi ditutup oleh oleh Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara Minggu (25/8/2019) malam. Prosesi penutupan ditandai dengan pemukulan gong.

“SVF merupakan sebuah kegiatan promosi kreatif yang semakin menunjukkan kualitas dan telah memberikan dampak ekonomi yang luar biasa,” kata Jaya Negara memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan festival tahunan yang telah terselanggara sebanyak 14 kali ini.

Ketua I Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) I Gusti Agung Alit Kencana mengatakan, SVF yang masuk 10 besar kalender kegiatan Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, mendapatkan pujian dari Menpar sebagai ‘benchmark’ pariwisata berbasis masyarakat terbaik di Indonesia. Berbagai program dan kegiatan telah dilakukan. Diantaranya olahraga, permainan, kesenian, bazar kuliner, musik, malam budaya, serta green program. “Serangkaian SVF kami masih akan menggelar program ‘post event’ yakni Open Cross Country pada September dan International Triathlon pada Nopember 2019,” katanya saat memberikan sambutan.

Video Body Painting, Salah satu kegiatan SVF 2019

Ketua Umum Sanur Village Festival Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau akrab disapa Gusde mengatakan, sebelumnya telah menerima kunjungan Bupati Banyuwangi dan Bupati Mentawai. Yang mana pada pertemuan tersebut, Bupati Banyuwangi menginginkan adanya kerjasama sister festival. Sementara, Bupati Mentawai berencana akan melakukan studi lanjutan berkenaan dengan kepariwisataan dan inovasi pemanfaatan bambu seperti tema festival kali ini. “Kami sangat terbuka dengan berbagai kerja sama dan kesepahaman untuk meningkatkan pariwisata dan potensi masyarakat di masing-masing wilayah,” kata Gusde.

Pada hari terakhir, Minggu sore, di sepanjang Jl. Danau Tamblingan digelar pawai budaya yang melibatkan banjar dan hotel di kawasan Sanur serta peserta tamu dari kesenian jegog Lelateng, Kabupaten Jembrana serta okokan dari Kediri, Tabanan. Seusai penutupan, pengunjung disuguhkan hiburan di dua panggung yang menghadirkan penyanyi Anggis Devaki, Old Taroo Band, Isyana Saraswati, Navicula, dan Joni Agung & Double T.

See also  Persembahan Sudamala : Dari Epilog Calonarang Siap Dipentaskan di Gedung Arsip Nasional Jakarta

Pelaksanaan SVF 2019 yang konsisten menggelar program dan kegiatan selam 14 tahun berturut-turut, sehingga mendapatkan perhatian dari Kementerian Pariwisata. Ini juga mendapat dukungan dari Manajer Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Denpasar Herman Soesanto. Yangmana, bank yang merupakan badan usaha milik negara (BUMN) ini juga sangat mendukung kegiatan ini.

Video pembukaan SVF 2019 oleh Menteri Pariwisata dan Menteri Koperasi dan UKM

Kata dia selama pelaksanaan festival ini Bank BTN ingin mendekatkan diri kepada masyarakat untuk melakukan literasi keuangan dengan memperkenalkan berbagai layanan seperti tabungan, giro, dan deposito serta LinkAja yang merupakan aplikasi pembayaran nontunai. LinkAja merupakan sebuah produk layanan keuangan elektronik yang merupakan sinergi layanan keuangan elektronik dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk Bank BTN. (praw1)

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *