The Unseen Indonesia Hadirkan Teror Legenda Mistis di Halloween Trans Studio Bali
The Unseen Indonesia: Don’t Look Back, di Trans Studio Theme Park Bali.
DENPASAR – baliprawara.com
Trans Studio Theme Park Bali, menghadirkan Halloween Carnival 2026 dengan beragam hiburan bertema horor. Salah satu atraksi utamanya adalah The Unseen Indonesia: Don’t Look Back, pengalaman horor imersif yang berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November 2026 di area Zombie City of Death.
Wahana ini mengangkat kisah mistis Indonesia, termasuk legenda Nyi Roro Kidul, Si Manis Jembatan Ancol, dan kuntilanak. Pengunjung diajak menyusuri suasana gelap dengan kemunculan sosok misterius yang menghadirkan kejutan selama perjalanan.
Sesuai namanya, Don’t Look Back, pengunjung ditantang untuk tidak menoleh ke belakang dan tidak bersuara terlalu keras. Konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan ketegangan, tetapi tetap memperhatikan kenyamanan pengunjung keluarga.
Leader of Marketing Communications Trans Studio Theme Park Bali, Hilarius Matthew, mengatakan rangkaian Halloween tahun ini mencakup wahana horor, parade karakter, hingga tenant kuliner yang melibatkan UMKM lokal.
“Kami tetap ingin menghadirkan horornya, tetapi tetap family-friendly,” kata Hilarius saat ditemui pada Senin 26 Oktober 2026.
Selain wahana horor, Spooktacular Halloween Parade berlangsung pada 16 Oktober hingga 1 November 2026. Parade ini menampilkan karakter populer seperti zombie, Frankenstein, boneka Annabelle, dan Valak.
Karakter mistis Bali, termasuk Celuluk dan Lenda-Lendi, turut memeriahkan parade. Perpaduan sosok horor internasional dan lokal tersebut menjadi bagian dari hiburan yang disiapkan bagi wisatawan.
Para pemeran berasal dari pegawai internal yang menjalani riset karakter dan latihan sebelum tampil. Persiapan dilakukan agar penampilan mereka sesuai dengan sosok yang diperankan.
Pada 31 Oktober 2026, pengelola juga menyiapkan kegiatan trick or treat berupa pembagian permen dengan dekorasi Halloween untuk anak-anak.
Hilarius menyebut pengelola menargetkan peningkatan jumlah pengunjung saat event ini yakni sekitar 30 persen dibandingkan hari biasa. Selama ini kata dia, Wisatawan mancanegara masih mendominasi kunjungan, sementara pasar lokal dan domestik juga menjadi sasaran.
Wahana horor ditujukan bagi pengunjung yang menyukai pengalaman memacu adrenalin. Sementara itu, parade disiapkan sebagai hiburan bagi wisatawan dari berbagai kalangan. Pengunjung juga dapat menikmati tenant makanan dan minuman, termasuk yang melibatkan UMKM lokal, serta mencoba wahana lain di dalam taman hiburan.
Trans Studio Theme Park Bali menawarkan promo Halloween Deals selama 24 Oktober hingga 1 November 2026. Pemegang KTP Bali dapat membeli tiket seharga Rp118.000 pada hari kerja dan Rp138.000 saat akhir pekan. Sementara itu, tiket bagi pemegang KTP domestik lainnya mulai Rp148.000 pada hari kerja dan Rp168.000 saat akhir pekan. (MBP)
