Tim SAR Lakukan Medevac ABK Kapal Kool Ice Asal Filipina Yang Mengalami Gangguan Jantung

 Tim SAR Lakukan Medevac ABK Kapal Kool Ice Asal Filipina Yang Mengalami Gangguan Jantung

Proses Medevac terhadap ABK Kapal Kool Ice. (ist)

DENPASAR – baliprawara.com
Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Kool Ice, dikabarkan mengalami gangguan jantung saat berada di perairan Bali, Jumat 27 Februari 2026. Atas kondisi tersebut, akhirnya dilaporkan kepada pihak Basarnas untuk mendapat bantuan evakuasi medis di tengah laut atau Medical evacuation (Medevac).

Korban yang mengalami gangguan media ini, diketahui bernama Carl Mauricio Montevirgen (45), warga negara Filipina. Menindaklanjuti permintaan Medevac ini, tim SAR Gabungan turun ke lokasi. Dalam evakuasi ini dikerahkan unit Rigid Inflatable Boat (RIB) yang diberangkatkan dari perairan Pelabuhan Benoa, Denpasar.

Untuk proses evakuasi, telah ditentukan untuk titik intercept atau titik temu berada pada koordinat 8°46.351’S – 115°14.884’E. Namun, upaya pemindahan korban sempat mengalami kesulitan karena gelombang cukup keras.

Setelah beberapa saat, proses evakuasi berhasil dilakukan dari kapal. Korban kemudian dibawa menuju Dermaga Disnav Pelabuhan Benoa, untuk pemeriksaan awal oleh petugas BBKK Benoa. Selanjutnya, korban dirujuk ke RS Siloam untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Koordinator Lapangan, Arif Yuliyanto, menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar. “Kegiatan berjalan lancar, pasien sudah dilakukan medevac dan dibawa ke RS Siloam untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Arif Yuliyanto selaku Koordinator Lapangan.

Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Tim Rescue Kantor SAR Denpasar, TNI AL, Polairud Mabes Polri, Ditpolairud Polda Bali, VTS Pelabuhan Benoa, Imigrasi Pelabuhan Benoa, BBKK Pelabuhan Benoa, Tim Medis RS Siloam, serta Agen Kapal PT Trans Cakrawala. Dengan selesainya proses evakuasi dan penanganan korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (MBP)

 

See also  Operasi Wira Waspada, Imigrasi Tindak Ratusan WNA di Puluhan Perusahaan PMA

redaksi

Related post