TPA Suwung Akan Tutup Permanen, Sispala Wira Satya Mandala Dukung Pemerintah Melalui Seminar Pengelolaan Sampah
Seminar Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik, di SMAN 1 Kuta, Rabu 3 September 2025. (ist)
MANGUPURA – baliprawara.com
Upaya pemerintah Provinsi Bali dalam mengedukasi masyarakat terkait langkah pengelolaan sampah maupun pemilihan sampah perlu didukung oleh berbagai pihak. Seperti yang dilakukan Sispala Wira Satya Mandala SMAN 1 Kuta, dalam mendukung program pemerintah dengan menyelenggarakan kegiatan Seminar Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik, Rabu 3 September 2025.
Menurut Ketua Panitia Kegiatan, Baiq Flora Carisa atau sering disapa Baiq mengatakan, seminar yang mengangkat tema “FLORCE, From Landfill to Life force” atau “Dari Tempat Pembuangan menjadi Kekuatan Hidup”, digelar untuk merespon rencana penutupan TPA Suwung secara permanen pada akhir Desember 2025. Dengan ditutupnya TPS Suwung ini, diharapkan pengelolaan sampah dari masyarakat, bisa mulai dilakukan dari sumbernya.
Seminar yang digelar di SMA Negeri 1 Kuta ini kata dia, diikuti sebanyak 144 peserta dengan menghadirkan 3 orang narasumber. Melalui kegiatan ini, Sispala berupaya untuk mengambil langkah awal dan berperan memberikan edukasi untuk solusi mengatasi permasalahan sampah di sekolah dan ketergantungan akan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Dalam hal ini, Sispala Wira Satya Mandala menekankan konsep dasar Tri Hita Karana yakni keseimbangan antara Parahyangan, Palemahan, Pawongan,” ucapnya.
Pada seminar ini, narasumber Wayan Patut yang juga aktivis lingkungan, dalam materinya menjelaskan, pengelolaan sampah organik dan anorganik, sebenarnya dapat disalurkan melalui pendaur-ulangan sampah. Ia mengatakan, pemerintah terkait sampah ini kalau bekerja sendiri tentu sulit, karena keterbatasan. Maka dari itu, pihaknya sangat mendukung kalau semua pihak mau ikut berperan aktif untuk memberikan edukasi.
“Kami berharap agar kegiatan seperti ini bisa diketok tularkan, disampaikan dari siswa ke orangtua, apalagi pergaulan remaja bisa ke STT, tidak hanya di sekolah,” harapnya.
Kepala SMA Negeri 1 Kuta. Made Kridalaksana, S.Pd.,M.Hum., menerangkan bahwa kegiatan seminar ini merupakan upaya untuk mengingatkan anak-anak terkait pentingnya pengolahan sampah organik dan anorganik. Dengan digelarkan seminar ini, pihaknya menyampaikan apresiasi.
“Saya secara pribadi, mengapresiasi program -program yang dilakukan di sekolah apalagi untuk di sma 1 kuta, melalui Sispala. Pecinta alam ini harus didorong terus dan dikembangkan tidak cukup sampai disini, apalagi saya dengarcerita mengenai banyak sekarang tebe modern yang dibangunitu kan sebagai bentuk implementasi kepedulian sekolah, kegiatan ini seharusnya mendapatkan dukungan tidak hanya dari pihak sekolah, baik dari orangtua siswa misalnya maksud pemerintahan juga yang berkaitan mengenai tentang menyelamatkan lingkungan dan harus difasilitasi,” ucapnya.
Narasumber kedua yakni Luh Made Chandra Astiti Ratnasari, ST., M.Si, memaparkan mengenai Tempat Pembuangan Akhir dan tebe modern. Ia menyampaikan terkadang orang bila disuruh membuang sampah secara terpilah saja belum tentu pas. Bahkan terkadang masih ada sampah tercampur. Namun hal tersebut kata dia jangan sampai mengendorkan semangat.
“Jadi selalu diingatkan kembali di momen-momen yang ada, seperti di upacara bendera setiap hari senin, dan juga diperhatikan di bagian kantin. Jadi untuk mengedukasi bisa dengan berbagai cara, seminar ini juga salah satunya, maka dari itu kita senang sekali kalau dari sekolah mau semangat dan peduli dengan pengelolaan sampah,” kata Luh Made Chandra Astiti.
Pembina Sispala Wira Satya Mandala, Ida Bagus Narayana, berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sekedar kegiatan seremonial saja. Namun bisa menjadi tahap awal membangun fondasi hubungan antara organisasi, ekstra dan sekolah untuk bersama membentuk kebiasaan dan penerapan kegiatan hijau berkelanjutan di dalam lingkungan sekolah. “Bagaikan efek kupu-kupu, langkah kecil kami dalam menciptakan hal besar pada generasi mendatang. Ini merupakan dedikasi rasa cintakami, sekaligus bakti kami pada Ibu Pertiwi, Salam Lestari,” ucapnya. (MBP)