Universitas Dhyana Pura Dukung Generasi Emas 2045 Lewat Pendidikan Berbasis Kompetensi dan Pengalaman Kerja
Made Darmayasa selaku Kepala Bagian Pemasaran Universitas Dhyana Pura.
MANGUPURA – baliprawara.com
Universitas Dhyana Pura turut ambil bagian dalam kegiatan Expo Nak Badung yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Badung dalam kegiatan Badung Education Fair 2026. Kehadiran perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Badung.
Partisipasi Universitas Dhyana Pura dalam kegiatan tersebut juga sangat sejalan dengan visi Kabupaten Badung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Program-program yang diperkenalkan diharapkan dapat membantu para pelajar menentukan pilihan pendidikan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan dunia kerja.
Universitas Dhyana Pura sendiri memiliki perjalanan panjang dalam dunia pendidikan. Lembaga ini berawal dari pendirian PPLP Dhyana Pura sebagai lembaga pelatihan kerja pada tahun 1987. Seiring perkembangan, institusi tersebut kemudian bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen sebelum akhirnya resmi menjadi Universitas Dhyana Pura pada tahun 2011.
Transformasi tersebut dilakukan untuk memperkuat kontribusi lembaga pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Made Darmayasa selaku Kepala Bagian Pemasaran Universitas Dhyana Pura menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Badung dalam kegiatan Expo Nak Badung.
“Pertama terima kasih ya, kami sudah diundang oleh Pemkab Badung berkaitan dengan Expo Nak Badung. Ini artinya bahwa suatu hal yang luar biasa dari Kabupaten Badung yang memiliki visi untuk mencerdaskan anak bangsa secara khusus adalah untuk anak-anak yang ada di Kabupaten Badung,” ujar Made Darmayasa saat ditemui, Selasa, 9 Juni 2026.
Menurutnya, tujuan utama hadirnya Universitas Dhyana Pura adalah ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga pada tahun 2045 Indonesia memiliki generasi emas yang dibekali kompetensi, keterampilan, dan kemampuan yang memadai.
Ia menjelaskan bahwa Universitas Dhyana Pura terus melakukan berbagai pengembangan demi meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu pencapaian yang berhasil diwujudkan adalah pendirian Fakultas Kedokteran yang terlaksana melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung serta dukungan pemerintah pusat.
“Oleh sebab itulah makanya Dhyana Pura tidak pernah berhenti untuk memberikan kompetensi kepada generasi muda agar kedepannya generasi muda siap bersaing di dunia kerja,” katanya.
Saat ini Universitas Dhyana Pura memiliki lima fakultas dengan total 20 program studi yang dapat dipilih calon mahasiswa. Sistem pembelajaran yang diterapkan juga menitikberatkan pada keseimbangan antara teori dan praktik.
Made Darmayasa menjelaskan bahwa sekitar 30 persen proses pembelajaran dilakukan di lingkungan kampus melalui teori, sedangkan 70 persen lainnya difokuskan pada penguatan kompetensi di dunia kerja sesuai bidang studi masing-masing.
Mahasiswa juga memperoleh kesempatan menjalani praktek kerja lapangan atau pelatihan langsung di industri selama kurang lebih enam bulan. Program tersebut diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata sebelum memasuki dunia profesional.
Selain memperkuat hubungan dengan industri, Universitas Dhyana Pura juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lain melalui program student exchange. Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan mengikuti pembelajaran maupun short course selama sekitar enam bulan.
“Program tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan internasional mahasiswa sekaligus meningkatkan kemampuan akademik maupun keterampilan sosial mereka,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Made Darmayasa juga menyampaikan harapannya kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda yang tengah merencanakan pendidikan tinggi. Ia mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka dalam menempuh pendidikan yang sesuai dengan minat dan potensi masing-masing. Dukungan tersebut dinilai sangat penting agar generasi muda dapat berkembang secara optimal.
Selain itu, ia juga mengapresiasi berbagai program pendidikan yang telah dihadirkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan generasi yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan. (MBP)
