Vermouth Jadi Bintang Baru, Bartolo Uluwatu Resmikan Tradisi Aperitivo yang Lebih Santai di Bali

 Vermouth Jadi Bintang Baru, Bartolo Uluwatu Resmikan Tradisi Aperitivo yang Lebih Santai di Bali

Bartolo Uluwatu hadirkan tradisi Aperitivo. (ist)

MANGUPURA – baliprawara.com
Bali kembali menghadirkan warna baru dalam dunia kuliner dan gaya hidup malamnya. Kali ini datang dari Bartolo, restoran bergaya French-Italian yang sudah lama menjadi salah satu destinasi favorit di kawasan Uluwatu, Kuta Selatan, Badung.

Restoran ini kini memperkenalkan pengalaman terbaru yang membawa nuansa khas Eropa Selatan lebih dekat ke pesisir Bali melalui program koktail berbasis vermouth. Selama ini Bartolo dikenal sebagai tempat bersantap dengan sajian comfort food bernuansa Prancis dan Italia, dipadukan suasana hangat yang membuat tamu betah berlama-lama.

Namun seiring berkembangnya budaya menikmati minuman secara lebih santai dan sosial, Bartolo kini memperluas identitasnya menjadi destinasi aperitivo yang hidup hingga larut malam. Dengan area bar yang kini beroperasi hingga tengah malam, para tamu dapat menikmati suasana yang lebih panjang. Satu gelas minuman dapat berkembang menjadi percakapan hangat, lalu berlanjut ke koktail berikutnya, sebelum akhirnya malam ditutup dengan satu sajian terakhir yang meninggalkan kesan.

Transformasi ini diwujudkan melalui peluncuran program terbaru bertajuk Vermouth in Hand, sebuah eksplorasi mendalam terhadap budaya aperitivo yang telah lama menjadi bagian dari gaya hidup Italia dan Prancis.

Vermouth sendiri merupakan minuman berbasis wine yang diperkaya dengan aneka botanical, rempah-rempah, dan tanaman aromatik. Minuman ini memiliki karakter rasa kompleks namun tetap ringan, sehingga ideal dinikmati perlahan dalam suasana sosial. Di banyak kota Eropa, vermouth telah menjadi bagian penting dari ritual menjelang makan malam, di mana orang berkumpul untuk berbincang sambil menikmati minuman ringan.

Melalui menu baru ini, Bartolo menghadirkan pendekatan yang tidak sekadar menempatkan vermouth sebagai bahan campuran koktail, melainkan sebagai sebuah gaya menikmati malam. Sebanyak 15 racikan baru disusun dalam berbagai kategori rasa seperti aperitif, savoury, fruity, spiced, hingga bittersweet.
Setiap minuman dirancang untuk menampilkan karakter vermouth secara utuh, namun tetap mudah dinikmati oleh berbagai kalangan.

Program ini juga menghadirkan koleksi fortified wine pilihan, house-made infusion, hingga racikan vermouth khas Bartolo yang dikembangkan secara eksklusif. Berbeda dengan tren koktail modern yang sering kali menonjolkan teknik rumit dan kadar alkohol tinggi, Bartolo memilih pendekatan lebih ringan. Seluruh minuman dibuat seimbang, segar, dan nyaman dinikmati perlahan. Bahkan kadar alkohol atau ABV dicantumkan secara jelas dalam setiap deskripsi menu, memberi keleluasaan bagi tamu untuk memilih ritme menikmati malam sesuai preferensi mereka.

Salah satu koktail yang langsung menarik perhatian adalah Bay Leaf Highball. Minuman ini memadukan fino sherry, green olive, serta preserved lemon dengan kadar alkohol ringan 4,8 persen ABV. Sensasi sparkling yang segar berpadu dengan aroma herbal dari garnish daun bay leaf, menghadirkan sentuhan Mediterania yang elegan.

Pilihan lain yang tak kalah menarik adalah Peach Sour, kombinasi fino sherry dengan peach cordial dan toasted almond. Minuman ini tampil dengan warna lembut menyerupai cahaya matahari terbenam. Foam halus di bagian atasnya dilengkapi taburan almond panggang yang memperkaya tekstur sekaligus menyeimbangkan rasa manis buah persik.

Sementara itu, Cherry Royale menawarkan karakter lebih ringan dengan sentuhan sparkling yang lembut. Racikan ini memadukan extra dry vermouth, house cassis berbahan blackcurrant, dan lemon curd. Disajikan dengan foam tipis serta maraschino cherry di atasnya, koktail ini memberikan pengalaman manis segar yang tetap elegan.

Bartolo juga menghadirkan eksplorasi bahan lokal dan regional Asia yang memberi identitas khas Bali pada menu ini. Salah satunya melalui Calamansi Paloma, yang memadukan mezcal dengan calamansi, kaffir lime, serta salted ginger foam. Rasa asam citrus berpadu dengan aroma segar khas Asia Tenggara menghasilkan pengalaman minum yang unik.

Tak kalah menarik, Cascara Negroni menjadi interpretasi baru dari koktail klasik Italia. Bartolo menggunakan cascara atau kulit kering buah kopi untuk menghadirkan dimensi rasa bittersweet yang lebih kaya. Hasilnya adalah Negroni dengan karakter kompleks namun tetap mudah dinikmati.

Selain deretan koktail, Bartolo juga memperkenalkan pilihan bar food terbaru yang berfokus pada conservas, yaitu seafood premium yang diawetkan secara tradisional seperti yang lazim ditemukan di Spanyol dan Portugal.

Conservas di Bartolo dirancang bukan sebagai santapan formal, melainkan teman minum yang sempurna. Disajikan sederhana namun berkualitas tinggi, menu ini melengkapi filosofi aperitivo yang menekankan kebersamaan dan pengalaman santai.

Meski menghadirkan konsep baru, Bartolo tetap mempertahankan identitasnya yang telah dikenal luas. Pencahayaan hangat, atmosfer akrab, dan energi sosial yang hidup tetap menjadi inti pengalaman di restoran ini.

Pendiri Bartolo, Rafael Nardo, menyebut bahwa menu terbaru ini merupakan refleksi dari cara mereka menikmati minuman sehari-hari.
“Menu minuman terbaru kami mencerminkan bagaimana kami sendiri menikmati minuman,” ujar Rafael Nardo.

“Santai, sosial, dan dirancang untuk orang-orang yang ingin menikmati waktu lebih lama. Mungkin Anda datang untuk menikmati vermouth dan conservas setelah dari pantai, atau mungkin tetap tinggal hingga tengah malam bersama teman-teman. Apa pun itu, kami ingin tempat ini selalu terasa hangat dan terbuka bagi semua orang,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu 27 Mei 2026.

Sebagai informasi, Bartolo merupakan bistro bergaya French-Italian yang berada di jantung kawasan Uluwatu, Bali. Restoran ini didirikan oleh Rafael Nardo, sosok berpengalaman di industri hospitality asal Brasil, dan dipimpin Executive Chef Austin Milana. Menggabungkan tradisi kuliner Eropa dengan sentuhan jiwa Indonesia, Bartolo dikenal melalui sajian kurasi yang matang, koktail khas, dan suasana santai berkelas yang menarik perhatian wisatawan maupun komunitas lokal.

Reputasinya turut mendapat pengakuan dari berbagai media internasional seperti Travel + Leisure, Urban List, delicious.Australia, hingga Honeycombers. Baik untuk makan siang santai, menikmati spritz di bar, maupun menghadiri berbagai agenda komunitas yang rutin digelar, Bartolo menawarkan pengalaman bersantap yang hangat dan berkelas.

Restoran ini juga menjadi bagian dari keluarga besar yang sama dengan Lulu Bistrot di Canggu, menghadirkan semangat Eropa modern yang berpadu harmonis dengan karakter khas pesisir selatan Bali. (MBP)

 

redaksi

Related post