Wagub Cok Ace Melantik Pengurus Bali Wedding Association Periode 2022-2026 

 Wagub Cok Ace Melantik Pengurus Bali Wedding Association Periode 2022-2026 

Wakil Gubernur Bali, Cok Ace, menyerahkan Pataka kepada Ketua BWA, Veronika Ika Prawasti, S.E., MBA., saat pelantikan pengurus BWA, Sabtu (11/6) di The Seminyak Beach Resort and Spa.

MANGUPURA – baliprawara.com 

Bali Wedding Association (BWA) menggelar pengukuhan kepengurusan periode 2022-2026, pada Sabtu 11 Juni 2022, bertempat di The Seminyak Beach Resort and Spa. Prosesi pelantikan ini dilakukan langsung Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), yang juga selalu ketua PHRI Bali. 

Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, pada kesempatan tersebut berharap agar kepengurusan BWA ini, bisa memberikan kontribusi pemikiran untuk pariwisata Bali. “Kita berharap pengurus baru ini bisa memberikan dampak positif bagi BWA, pemerintah, maupun masyarakat Bali,” harapnya. 

Selain itu, sesuai visi pemprov Bali, kita semua harus ikut menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, secara skala dan niskala. Selain itu, pelaku pariwisata juga diharapkan, tidak boleh melupakan konsep pariwisata Bali yakni pariwisata Budaya. “Ini yang selalu saya tekankan, apalagi setelah pandemi Covid-19, kami tidak ingin kebablasan. Harus tetap pada konsep yang tidak merusak sumber daya di Bali. Baik itu Sumber Daya alam, Sumber daya Budaya sumber daya manusia, dan juga harus memberikan manfaat kesejahteraan bagi masyarakat Bali,” tegasnya.

Pengurus BWA berfoto bersama dengan Wagub Cok Ace dan undangan lain.

 

Sementara itu, Menurut  Ketua Bali Wedding Association (BWA) Veronika Ika Prawasti, S.E., MBA., menyampaikan bahwa BWA terbentuk pada 23 April 2014. BWA ini kata dia, merupakan  asosiasi wedding pertama di Indonesia, dan kini terdiri  dari 96 anggota. baik itu wedding planner, Venue, Foto, Video, Florist. 

Kami merasa benar benar harus melihat  ini sebagai keseriusan kami untuk memberikan solusi bagi member. Pandemi telah menghentikan usaha selama 2 tahun. Tahun ini setelah Bali dibuka untuk internasional, pihaknya meyakini akan menjadi tahun kebangkitan bagi Bali. “Setelah pandemi, kami menyadari, banyak hal yang perlu dibenahi dan harus diselesaikan. Untuk itulah, ini akan menjadi agenda prioritas untuk diselesaikan 4 tahun kedepan. Tentunya dengan harapan, dapat memberikan kontribusi yang baik, bahkan kami bertekad menjadikan Bali sebagai destinasi terbaik di dunia,” ucapnya usai dilantik sebagai Ketua BWA bersama jajaran pengurus lainnya.

See also  FEB Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Study Banding dan Tandatangani Kerja Sama dengan FEB Unud

Lebih lanjut dikatakannya, tahun 2022 ini, BWA akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Destination Wedding Planner Kongres. Yang mana pada event ini, akan dihadiri perwakilan daei 70 negara. “Tahun ini kami akan menggelar Destination Wedding Planner Kongres, yang diperkirakan akan dihadiri sebanyak 500 partisipan,” ucapnya 

Selain itu,  untuk kali kedua, BWA juga akan  mengadakan Bali Wedding Table Top. Tahun ini pihaknya juga menargetkan akan mengundang wedding organizer (WO) dari luar Bali, untuk mengenal Bali dan bisa mempromosikan Bali.  

Dirinya menyampaikan, sejak dibukanya Bali untuk penerbangan Internasional, banyak sekali internasional couple (pasangan pengantin) yang melakukan perencanaan untuk menggelar wedding di Bali. Bahkan antusias mereka untuk bisa datang ke Bali, cukup tinggi karena 2 tahun telah menunggu lama untuk bisa ke.Bali. Saat ini lata dia, banyak wedding planner mulai kebanjiran order. Namun, kendala yang dihadapi, yakni kurangnya tenaga kerja di bidangnya. Pasalnya, selama 2 tahun tanpa ada aktivitas, para pekerja yang biasa menangani wedding ini, telah pulang ke kampung halaman. Sedangkan, untuk merekrut tenaga yang baru, itu butuh penyesuaian yang lama agar mereka bisa.

“Para wedding planner saat ini terkendala pada pekerja karena pandemi Covid-19 sebelumnya. Akibatnya, dengan telah mulai adanya booking untuk event wedding, kami sempat kewalahan. Untuk recruitment juga agak susah. Tantangannya saat ini di tenaga kerja,” kata Veronika didampingi sekretaris, Marcelino Wauran.

Terkait pasar wedding yang potensial saat ini, masih dari negara Australia, Amerika, Eropa, termasuk juga Negara Southeast. Pasca pandemi ini, pihaknya meyakini pasar Wedding di Bali akan kembali booming melebihi sebelum pandemi. Pasalnya kata dia, selama dua tahun, banyak yang menunggu terlalu lama untuk bisa bepergian. “Memang saat ini kondisinya belum normal, namun sudah mulai ada bookingan. Kami yakin, pasar wedding akan kembali booming,” yakinnya.

See also  KemenPANRB Gelar Seminar Arah Pembinaan Inovasi Pelayanan Publik untuk Reformasi Birokrasi

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Bidang Humas, I Gusti Ngurah Agung Mulya Jaya. Dikatakan,kondisi saat ini memang kalau bicara pertumbuhan, baru tumbuh 20 persen. Pihaknya sangat antusias tahun depan akan bisa melebihi kondisi seperti sebelum Pandemi. “Saat ini negara yang sangat antusias, dari Amerika, Eropa, Australia. Australia sudah mulai berdatangan pasca border dibuka. Begitu juga Amerika dan Eropa,” ujarnya, didampingi Dyan Gitaloka Santhi, SST Par., selaku pembina, sembari berharap agar BWA kedepannya lebih mengedepankan pelatihan-pelatihan agar manfaat akan lebih dapat dirasakan oleh anggota atau membernya. (MBP)

 

redaksi

Related post