Wisuda X Primakara University Diikuti 165 Wisudawan, yang Istimewa Tiga Prodi Terakreditasi Unggul

 Wisuda X Primakara University Diikuti 165 Wisudawan, yang Istimewa Tiga Prodi Terakreditasi Unggul

Wisuda X Primakara University, Sabtu 25 April 2026.

DENPASAR – baliprawara.com
Primakara University menggelar Wisuda X yant berlangsung di The Meru Sanur, Bali Beach Convention, Sabtu 25 April 2026. Untuk wisuda kali ini diikuti sebanyak 165 wisudawan dari tiga program study unggul yang memang banyak peminatnya.

“Ada hal yang luar biasa di pelaksanaan wisuda tahun 2026 ini, yaitu semua Program Study (Prodi) Infokom semua terakreditasi unggul,” kata Rektor Primakara University, Dr. I Made Artana, S.Kom., MM disela-sela wisuda.

Tiga prodi yang meraih akreditasi Unggul dari Lam Infokom, yaitu Prodi Teknik Informatika, Prodi Sistem Informasi, dan Prodi Sistem Informasi Akuntansi. “Ini menjadikan pelaksanaan wisata X ini menjadi istimewa, karena di Bali untuk studi Infokom belum ada atau kampus yang memiliki prodi yang unggul. Sementara di Primakara semua prodinya itu unggul,” lanjut Made Artana bangga.

Untuk Teknik Informatika itu fokus pada pengembangan perangkat lunak, algoritma, dan teknologi komputer. Prodi Sistem Informasi, yang fokus pada integrasi solusi teknologi informasi dengan kebutuhan bisnis. Lalu, Prodi Sistem Informasi Akuntansi, fokus pada penerapan sistem informasi dalam bidang akuntansi dan keuangan.

Kuncinya, tentu komitmen dari semua kalangan yang ada di Primakara University. Ini bukan kerjaan semalam, melainkan proses yang sangat panjang. Tiga prodi ini sudah terakreditasi tiga kali, pada tahun 2012 kampus baru berusia 2 tahun sudah terakreditasi C, selanjutnya pada tahun 2020 itu meraih B, dan sekarang 2026 sudah unggul.

Artinya, prosesnya sangat terlihat sejak awal. “Untuk menciptakan unggul itu, bagi kami sangat susah ini bisa diwujudkan dalam waktu 12 tahun. Di Bali kampus yang umurnya jauh lebih tua dari Primakara pun belum meraihnya,” paparnya.

Made Artana menegaskan, yang positif dari lulusan itu adalah keterserapannya mereka sebelum diwisuda. Memamg, dari tahun-ketahun Primakara University selalu konsisten kurang lebih 70 persen mahasiswanya sudah bekerja atau menjalankan usaha sendiri sebelum wisuda. “Kalau lulusan tahun 2026 ini, angka tepatnya berada di angka 66 persen,” sebutnya.

See also  Rerajahan Kuncir Dalam Tumpek Art Exhibition

Lalu, terkait tren anak-anak muda yang ingin menjadi pengusaha di tengah gejolak global ini, Made Artana menanggapi, itu karena warna di Kampus Primakara University memang mengedepankan technopreneurship, untuk mendorong anak-anak menjadi pengusaha berbasis teknologi. Lulusan Primakara University kata dia, memang lebih banyak menjadi pengusaha.

“Ini yang akan kami terus tingkatkan dari tahun-ketahun. Tetapi perlu disadari, bahwa menjadi pengusaha itu memang tidak mudah, namun lebih bagus menjadi pengusaha yang ada ilmunya, dari pada menjadi pengusaha nyemplung, yang tidak belajar terlebih dahulu,” imbuhnya.

Di Primakara University, memang disiapkan ekosistem yang mendukung bagi anak-anak muda. Tidak hanya di perkulihan belajar bisnis, tetapi juga ada infobeter bisnis dan ada banyak sekali even-even yang dilaksanakan terkait dengan bisnis. “Bahkan tersambung secara langsung dengan asosiasi-asosiasi yang ada, seperti HIPMI, KADIN, bahkan yang terkait pariwisata, seperti PHRI, BTB yang semua kita tingkatkan di kampus,” imbuhnya.

Made Artana menyadari, alumni dalam sebuah kampus memiliki peran penting dalam membangun. Setiap perkembangan kampus, alumni itu penting. Maka ada teori, salah satu dari tiga alasan kampus itu besar adalah alumni. Alumni yang memiliki potensi, akan bina. “Kalau ada alumni yang bersinar, maka kami selalu memberikan panggung untuk di ekpos dan lain sebagainya. Kami bangga-banggakan mereka di mana-mana,” ujarnya.

Ketua Yayasan Primakara, Juniwati Dewina, S.Kom mengatakan, hari sangat istimewa, bukan hanya untuk wisudawan, tetapi perkembangan Primakata sejak awal. Hal ini merupakan capaian yang dibarengi cerita, yakni melihat proses, melihat perjuangan dan melihat mimpi-mimpi yang nun jauh, tetapi hari ini nyata semua. “Wisuda ini bukti perjalanan yang tidak sia-sia, perjalanan harapan yang kini tumbuh menjadi generasi untuk masa depan,” ucapnya.

See also  Primakara University Dorong Digitalisasi Pertanian, Terapkan IoT untuk Budidaya Asparagus di Desa Pelaga

Wisuda ini tentang ketahanan, kedewasaan, keberanian untuk terus melangkah. Ini bukan untuk kesuksesan untuk diri sendiri, tetapi juga banyak orang. “Maka nikmati momen ini dan melangkahlah kedepan untuk masa depan,” pesan Juniwati Dewina.

Sementara Ida Bagus Gede Askara perwakilan mahasiswa yang menyampaikan pesan dan kesan itu, Wisuda ke 10 ini merupakan proses semua perjuangan di kampus. “Ini bukti kita berjuang, tidak pernah menyerah dengan keadaan. Semua proses yang kita lalui ini menjadi upaya pribadi yang siap menghadapi dunia. Kegiatan belajar dari Primakara bukan tentang keringanan biaya kuliah saja, tetapi tentang kreativitas yang mendorong semangat, dan yang pasti ini bukan akhir dari cerita kita,” ucapnya. (MBP)

 

redaksi

Related post