BVRMA Gelar Aksi Sosial Donor Darah di Sela Pertemuan Anggota
Kegiatan donor darah saat pertemuan anggota BVRMA, di The Suaka Baliaga, Rabu 14 Januari 2026.
MANGUPURA – baliprawara.com
Pertemuan rutin anggota Bali Villa Rental & Management Association (BVRMA) kali ini berlangsung dengan nuansa berbeda. Tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi dan diskusi sepputar industri manajemen villa, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan aksi sosial donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Sekitar 100 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota BVRMA hadir dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya mengikuti agenda organisasi, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang membutuhkan ketersediaan stok darah untuk keperluan medis.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antar pelaku industri villa di Bali. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para anggota saling bertukar informasi, memperkuat komunikasi, serta membahas berbagai perkembangan dan tantangan yang dihadapi industri manajemen villa di tengah dinamika pariwisata Bali.
Aksi donor darah yang digelar BVRMA ini terlaksana berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bali. PMI Bali menurunkan empat tenaga medis profesional yang bertugas memastikan seluruh proses donor darah berjalan aman, nyaman, dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku.
Penggabungan agenda organisasi dengan kegiatan sosial ini menjadi langkah strategis BVRMA dalam menanamkan nilai kepedulian sosial di tengah aktivitas bisnis. Selain membahas isu-isu internal organisasi, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para anggota untuk berkontribusi langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
Donor darah dipilih karena dinilai sebagai bentuk aksi sosial yang sederhana namun memiliki dampak besar. Setiap tetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat membantu pasien yang membutuhkan, sekaligus mendukung ketersediaan stok darah di PMI Bali.
Melalui kegiatan ini, BVRMA menegaskan bahwa peran asosiasi tidak hanya terbatas pada pengembangan bisnis dan profesionalisme industri, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.

Wakil Ketua BVRMA, A.A. Juliarta, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini mencerminkan komitmen asosiasi dalam membangun industri pariwisata yang berimbang antara pertumbuhan usaha dan kepedulian sosial.
Menurutnya, keberlangsungan industri villa di Bali tidak dapat dipisahkan dari dukungan masyarakat dan lingkungan sosial yang sehat. Oleh karena itu, BVRMA berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bermanfaat bagi anggotanya, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
“Kami percaya bahwa industri villa yang sehat harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Melalui kegiatan donor darah ini, BVRMA ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar A.A. Juliarta.
Kesuksesan pelaksanaan kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. BVRMA menyampaikan apresiasi kepada Villa The Suaka Baliaga di Batubelig yang telah menyediakan lokasi kegiatan, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
Selain itu, dukungan dari manajemen PT Puri Asia turut berperan penting dalam memastikan kelancaran kegiatan. Fasilitas yang memadai dan koordinasi yang baik menjadi faktor pendukung terselenggaranya pertemuan anggota dan aksi donor darah secara bersamaan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pengurus dan anggota BVRMA yang telah berpartisipasi aktif. Kehadiran dan keterlibatan para anggota menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian yang terus dijaga dalam tubuh organisasi.
Aksi donor darah ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan darah di fasilitas kesehatan. Ketersediaan stok darah menjadi salah satu kebutuhan vital yang harus terus dijaga, terutama di daerah dengan aktivitas pariwisata dan mobilitas tinggi seperti Bali.
Melalui kerja sama dengan PMI Bali, darah yang terkumpul dari kegiatan ini akan disalurkan sesuai kebutuhan medis. Dengan demikian, kegiatan yang dilakukan oleh BVRMA tidak hanya berhenti pada simbol kepedulian, tetapi benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
Ke depan, BVRMA menyatakan komitmennya untuk terus mengemas kegiatan organisasi dengan program sosial yang berkelanjutan. Aksi donor darah ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kegiatan internal organisasi dapat dipadukan dengan program kemanusiaan.
BVRMA memandang bahwa industri pariwisata Bali yang profesional harus dibangun di atas nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial. Melalui berbagai program sosial, asosiasi berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berdaya guna bagi masyarakat.
Dengan semangat tersebut, BVRMA terus mendorong para anggotanya untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat citra industri villa di Bali sebagai sektor usaha yang humanis, bertanggung jawab, dan selaras dengan nilai-nilai sosial yang hidup di masyarakat. (MBP)