Danlanud Ngurah Rai Resmikan Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis SPPG di Peguyangan Kangin
Danlanud Ngurah Rai, Kolonel Pnb Frando L.H. Marpaung, M.P.M.D.S., meninjau langsung proses penyiapan menu MBG di dapur SPPG TNI AU Lanud I Gusti Ngurah Rai.
DENPASAR – baliprawara.com
Danlanud Ngurah Rai, Kolonel Pnb Frando L.H. Marpaung, M.P.M.D.S., meresmikan operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) TNI AU Lanud I Gusti Ngurah Rai yang berlokasi di Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa 21 Januari 2026. Peresmian ini menandai dimulainya dukungan pemenuhan makan bergizi gratis bagi masyarakat penerima manfaat, khususnya pelajar dan tenaga pendidik di wilayah Denpasar Utara yang selama ini masih terbatas jangkauan dapur SPPG.
Pada tahap awal operasional, dapur SPPG Lanud Ngurah Rai telah memasuki hari ketiga pelayanan dan menyalurkan makanan bergizi gratis kepada 1.130 penerima manfaat yang terdiri dari siswa dan guru SMP Negeri 12 Denpasar.
Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Frando L.H. Marpaung menjelaskan bahwa, dapur SPPG ini dikelola langsung oleh TNI Angkatan Udara dan secara geospasial memiliki potensi besar untuk menjangkau penerima manfaat lebih luas. Sesuai target Badan Gizi Nasional (BGN), satu dapur SPPG ditargetkan mampu melayani hingga 3.000 penerima manfaat.
Untuk minggu pertama, distribusi makanan bergizi masih difokuskan kepada SMP Negeri 12 Denpasar. “Ke depan, cakupan penerima manfaat akan diperluas mencakup lima SD, satu SMP, satu TK, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” kata Danlanud, saat ditemui usai peresmian.

Kolonel Frando menegaskan bahwa operasional dapur SPPG Lanud Ngurah Rai telah mengikuti petunjuk teknis BGN, termasuk pendampingan oleh satu orang ahli gizi di setiap dapur. Ahli gizi bertugas menghitung kebutuhan gizi harian serta menyusun menu agar kualitas, kandungan gizi, dan cita rasa makanan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
Pada kesempatan tersebut, Ahli Gizi SPPG Lanud Ngurah Rai, I Gede Nanda Prana Yoga, menyampaikan bahwa proses pengolahan makanan dilakukan dengan standar ketat. Penggunaan MSG dikurangi dan diganti dengan kaldu jamur, sementara bumbu seperti lengkuas, merica, dan lada digunakan dalam kondisi segar dan diolah langsung di dapur.
“Kami memastikan seluruh tahapan mulai dari penerimaan bahan, pengolahan, hingga distribusi dilakukan sesuai prosedur dan diawasi setiap hari oleh tim yang terlibat,” tegasnya.
Kepala SPPG Lanud Ngurah Rai, Ayu Resita, menyebutkan bahwa SPPG TNI AU Lanud I Gusti Ngurah Rai merupakan dapur SPPG pertama di wilayah Peguyangan Kangin. Dapur ini menyerap sekitar 25 relawan yang mayoritas berasal dari masyarakat setempat.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 12 Denpasar, Titek Farnyati, menyampaikan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis disambut antusias oleh siswa dan guru. Dari total 1.064 siswa serta 66 guru dan pegawai, seluruhnya merasakan manfaat program yang diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan konsisten ke depannya. (MBP)