Pasca Kepulan Asap di Bandara Ngurah Rai, Pemeriksaan Menyeluruh Dilakukan
Kondisi asap di terminal International, Bandara Ngurah Rai.(ist)
MANGUPURA – baliprawara.com
Aktivitas operasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, dipastikan tetap berjalan normal setelah munculnya kepulan asap di salah satu gerai komersial yang berada di lantai 2 terminal internasional pada Kamis 30 Juli 2026 malam.
Berdasarkan pembaruan informasi hingga Jumat, 31 Juli pukul 19.00 WITA, pihak pengelola bandara masih melakukan pemeriksaan secara menyeluruh guna memastikan penyebab pasti munculnya kepulan asap tersebut. Selain proses investigasi, evaluasi terhadap area yang terdampak juga terus dilakukan sebagai bagian dari langkah penanganan lanjutan.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 21.57 WITA pada Kamis malam dan langsung mendapat respons cepat dari petugas yang berada di lokasi untuk memastikan kondisi tetap aman serta mencegah gangguan yang lebih luas.
Proses penanganan kepulan asap telah rampung pada Kamis pukul 22.13 WITA. Penanganan dilakukan melalui koordinasi petugas bandara bersama personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) yang bergerak cepat sejak insiden pertama kali dilaporkan.
Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan bahwa seluruh tahapan penanganan telah diselesaikan dalam waktu singkat berkat kesiapsiagaan petugas di lapangan.
Setelah kondisi dinyatakan aman, aktivitas di lingkungan bandara kembali berlangsung sebagaimana mestinya. “Seluruh layanan kebandarudaraan maupun operasional penerbangan tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan terhadap jadwal penerbangan,” ucapnya, dalam keterangan tertulisnya.
Pihaknya juga memastikan bahwa insiden tersebut tidak mengakibatkan adanya korban luka. “Seluruh pengguna jasa bandara, baik penumpang maupun pihak lain yang berada di kawasan terminal, tetap berada dalam kondisi aman,” terangnya.
Sementara itu, investigasi masih terus dilakukan untuk mengetahui sumber pasti yang menyebabkan munculnya kepulan asap di area gerai komersial tersebut. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar dalam proses evaluasi terhadap area terdampak sekaligus sebagai bagian dari upaya peningkatan aspek keselamatan dan keamanan operasional bandara. (MBP)
