Pemkab Tabanan Kebut Pelaksanaan Vaksinasi Rabies

 Pemkab Tabanan Kebut Pelaksanaan Vaksinasi Rabies

Pelaksanaan vaksinasi rabies secara serentak oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan di sejumlah banjar di Desa Penarukan, Kecamatan Kerambitan,(Ist)

TABANAN – baliprawara.com

Sebanyak 225 ekor hewan peliharaan di Desa Penarukan, Kecamatan Kerambitan, mendapat vaksinasi rabies, Selasa, 6 Oktober 2026. Vaksinasi dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan melalui Puskeswan II Tabanan sebagai upaya memperluas cakupan vaksinasi dan mencegah penularan rabies.

Vaksinasi menyasar lima banjar, yakni Banjar Dinas Penarukan Kaja, Penarukan Tengah Kaja, Penarukan Tengah Kelod, Penarukan Kelod, dan Penarukan Bantas.

Dari 353 ekor hewan yang menjadi sasaran, sebanyak 225 ekor berhasil divaksin. Jumlah tersebut terdiri atas 215 ekor anjing dan 10 ekor kucing.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana, mengatakan vaksinasi menjadi salah satu langkah penting untuk memutus mata rantai penyebaran rabies. Menurutnya, pencegahan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Pencegahan rabies tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Peran masyarakat sangat penting, terutama dengan memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi secara rutin,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat yang memelihara anjing dan kucing agar tidak mengabaikan vaksinasi rabies. Selain vaksinasi, pemilik hewan juga diminta menjaga kesehatan dan tidak melepasliarkan hewan peliharaan secara sembarangan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hewan dengan perubahan perilaku yang mencurigakan.

Menurut Rai Dwipayana, pelaksanaan vaksinasi langsung di lingkungan banjar diharapkan semakin memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan hewan. Dengan demikian, cakupan vaksinasi rabies di Tabanan dapat terus ditingkatkan.

“Jangan menunggu sampai terjadi kasus. Pencegahan jauh lebih penting, karena rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan dapat dicegah melalui vaksinasi,” tegasnya. (MBP/r)

redaksi2

Related post