Presiden Diharapkan Buka PKB 2026, Usung Tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, Diikuti 20.929 Seniman

 Presiden Diharapkan Buka PKB 2026, Usung Tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, Diikuti 20.929 Seniman

Kadisbud Bali Ida Bagus Alit Suryana

‎‎DENPASAR – baliprawara.com
‎Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan, konsistensi pelaksanaan PKB setiap tahun menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bali. Ia menyebut hanya Bali yang mampu melaksanakan pesta kesenian daerah secara rutin dan berkelanjutan setiap tahun sebagai bagian dari upaya pelestarian seni, adat, dan budaya daerah.
‎
‎“Saya berharap Presiden Prabowo Subianto bisa hadir membuka pawai Pesta Kesenian Bali,” kata Gubernur Koster saat Rapat Pleno Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026, Selasa (12/5) di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar.
‎
‎Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana dalam laporannya menyampaikan PKB XLVIII tahun 2026 mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” yang bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna. Tema ini berfokus pada penyucian jiwa, nilai refleksi, dan pemuliaan diri melalui aktivitas seni yang berkaitan dengan kesucian.
‎
‎“Tema ini dimaknai sebagai upaya pemuliaan jiwa manusia menuju keadaan yang paripurna, jernih, dan suci. Dalam perspektif kosmologi Bali, Atma Kertih dimaknai sebagai proses penyucian dan peneguhan kualitas batin manusia agar selaras dengan nilai-nilai kebenaran, kebijaksanaan, dan harmoni semesta,” ungkapnya.
‎
‎Melalui tema ini, Pesta Kesenian Bali menegaskan peran seni dan budaya sebagai medium spiritual sekaligus ekspresi estetika yang menuntun manusia pada kesadaran diri yang luhur (sidha parisudha), yakni jiwa yang telah mencapai kemurnian melalui olah rasa, cipta, dan karsa.
‎
‎“Dengan demikian, karya-karya seni yang dihadirkan tidak hanya menjadi perayaan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang refleksi kultural yang meneguhkan martabat manusia Bali dalam menjaga keseimbangan antara dimensi sakral, sosial, dan ekologis kehidupan, selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” terangnya.
‎
‎Event seni budaya terbesar di Bali ini akan berlangsung mulai tanggal 13 Juni hingga 11 Juli 2026 dengan materi pokok yakni Peed Aya (Pawai), Kandarupa (Pameran), Rekasadana (Pergelaran), Utsawa (Parade), Kriyaloka (Lokakarya), Wimbakara (Lomba), Widyatula (Sarasehan), Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni), Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah) serta Bali World Culture Celebration (Perayaan Budaya Dunia).
‎
‎“Sebanyak 20.929 seniman dari 673 sekaa akan terlibat dalam pelaksanaan PKB XLVIII Tahun 2026,” imbuhnya.(MBP2)

Redaksi

Related post