Puncak Pergerakan Penumpang 15 Maret 2026 Tembus 66 Ribu Orang, Trafik Bandara Naik Lebih dari 21 Persen
Pergerakan penumpang di Bandara Ngurah Rai.
MANGUPURA – baliprawara.com
Aktivitas penerbangan pada masa pelayanan posko angkutan Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Puncak pergerakan penumpang tercatat pada 15 Maret 2026 dengan total trafik mencapai puluhan ribu orang dalam satu hari.
Lonjakan tersebut terlihat dari pergerakan penumpang domestik maupun internasional yang sama-sama mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Selain jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga menunjukkan tren kenaikan yang cukup tinggi.
Data operasional menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat melalui transportasi udara selama masa awal posko angkutan Lebaran terus mengalami peningkatan, seiring dengan tingginya kebutuhan perjalanan baik untuk keperluan bisnis, wisata, maupun perjalanan mudik.
Menurut Gede Eka Sandi Asmadi, Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, puncak pergerakan penumpang pada 15 Maret 2026 tercatat mencapai 66.636 penumpang dalam satu hari. Jumlah tersebut terdiri dari 28.676 penumpang domestik dan 37.960 penumpang internasional.
Pada layanan domestik, jumlah penumpang yang datang tercatat sebanyak 15.854 orang, sementara penumpang yang berangkat mencapai 12.822 orang. Sementara itu pada layanan internasional, pergerakan penumpang juga terbilang tinggi dengan 17.542 penumpang kedatangan dan 20.418 penumpang keberangkatan.
“Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat 54.917 penumpang, maka jumlah penumpang pada tahun ini mengalami pertumbuhan sebesar 21,3 persen,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin 16 Maret 2026.
Tidak hanya jumlah penumpang, pergerakan pesawat pada hari yang sama juga mengalami peningkatan. Total pergerakan pesawat pada 15 Maret 2026 tercatat sebanyak 415 pergerakan (movement) yang terdiri dari penerbangan domestik dan internasional.
Untuk penerbangan domestik, tercatat sebanyak 203 pergerakan pesawat dengan rincian 103 kedatangan dan 100 keberangkatan. Sedangkan penerbangan internasional mencapai 212 pergerakan pesawat, terdiri dari 108 kedatangan dan 104 keberangkatan.
“Jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang mencatat 346 pergerakan pesawat, maka pada tahun 2026 terjadi peningkatan sebesar 19,9 persen,” bebernya.
Beberapa rute domestik tercatat menjadi jalur penerbangan dengan trafik tertinggi pada hari tersebut. Rute Jakarta (CGK) menempati posisi pertama dengan 81 pergerakan pesawat.
Posisi kedua ditempati oleh rute Surabaya (SUB) dengan total 30 pergerakan pesawat.
Sementara itu rute Lombok (LOP) berada di posisi ketiga dengan 20 pergerakan pesawat.
Tingginya trafik pada rute-rute tersebut menunjukkan bahwa jalur penerbangan menuju kota-kota besar di Indonesia masih menjadi pilihan utama mobilitas masyarakat.
Untuk penerbangan internasional, beberapa rute juga menunjukkan aktivitas penerbangan yang cukup tinggi. Rute menuju Singapura (SIN) menjadi yang paling ramai dengan 32 pergerakan pesawat.
Di posisi kedua terdapat rute Kuala Lumpur (KUL) dengan 30 pergerakan pesawat.
Sementara rute Perth (PER) menempati posisi ketiga dengan 23 pergerakan pesawat. Rute-rute ini dikenal sebagai jalur penerbangan internasional dengan frekuensi tinggi karena menjadi penghubung utama perjalanan bisnis maupun wisata antara Indonesia dan beberapa negara di kawasan Asia serta Australia.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, maskapai juga menambah sejumlah penerbangan tambahan atau extra flight.
Pada 15 Maret 2026 tercatat terdapat 5 pergerakan extra flight yang seluruhnya berasal dari penerbangan domestik.
Rinciannya adalah:
- Jakarta (CGK) sebanyak 4 pergerakan
- Surabaya (SUB) sebanyak 1 pergerakan
Penambahan penerbangan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan tingginya permintaan perjalanan pada periode tersebut.
Selama tiga hari pelayanan posko angkutan Lebaran yang berlangsung pada 13 hingga 15 Maret 2026, total trafik penumpang tercatat mencapai 188.655 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari: Penumpang Domestik Total 78.388 penumpang, dengan rincian, 36.138 penumpang kedatangan, 42.250 penumpang keberangkatan.
Penumpang Internasional Total 110.267 penumpang, terdiri dari, 51.937 penumpang kedatangan, 58.330 penumpang keberangkatan.
Rata-rata jumlah penumpang harian selama tiga hari tersebut mencapai 62.885 penumpang per hari.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang memiliki rata-rata 60.436 penumpang per hari. Secara keseluruhan, total penumpang pada periode 13–15 Maret 2026 meningkat 12,9 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 167.078 penumpang.
Selama tiga hari operasional posko, pergerakan pesawat juga menunjukkan peningkatan.
Total pergerakan pesawat mencapai 1.192 movement, yang terdiri dari:
Pesawat Domestik Sebanyak 581 pergerakan, terdiri dari, 291 kedatangan, 290 keberangkatan. Pesawat Internasional, ebanyak 611 pergerakan, dengan rincian, 305 kedatangan, 306 keberangkatan.
Rata-rata pergerakan pesawat pada tahun 2026 mencapai 397 pergerakan per hari, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang rata-ratanya 355 pergerakan per hari. Jika dibandingkan secara keseluruhan, jumlah pergerakan pesawat pada periode ini mengalami peningkatan sebesar 12 persen dari 1.064 pergerakan pada tahun 2025.
Selama periode 13–15 Maret 2026, beberapa rute menjadi yang paling dominan dalam pergerakan penerbangan.
Top Movement Domestik
- Jakarta (CGK) – 232 pergerakan
- Surabaya (SUB) – 81 pergerakan
- Lombok (LOP) – 60 pergerakan
Top Movement Internasional
- Singapura (SIN) – 95 pergerakan
- Kuala Lumpur (KUL) – 84 pergerakan
- Perth (PER) – 66 pergerakan
Selama tiga hari pelayanan posko angkutan Lebaran, tercatat terdapat 17 pergerakan extra flight. Seluruh penerbangan tambahan tersebut berasal dari rute domestik, dengan rincian: Jakarta (CGK) sebanyak 12 pergerakan, Surabaya (SUB) sebanyak 5 pergerakan. (MBP)