Rilis Single “We Will See The Light” Persembahan Rezha Untuk Semesta

 Rilis Single “We Will See The Light”  Persembahan Rezha Untuk Semesta

DENPASAR – baliprawara.com

Meski situasi kini tengah dilanda pandemi Covid-19, tidak menurunkan daya kreatifitas solois, Rezha Suardana. Di tanggal 14 April 2020 yang menjadi penanda hari lahirnya, Rezha telah merilis single kedua berjudul “We Will See The Light”.

Komposisi anyar ini adalah persembahan penyanyi kelahiran 14 April 1990 untuk semesta. Sebelumnya, Rezha telah menelurkan single perdananya “Seven Seas” yang dilepas awal Desember 2019.

Di single terbarunya ini, pria yang mengawali karirnya di ranah musik sejak tahun 2005 ini ingin memberikan rasa optimisme. Dibalut semangat kedamaian, Rezha menebarkan pesan positif dari lagu tersebut, mengingat dunia dalam kondisi darurat wabah.

“Saya mendedikasikan lagu ini untuk semua penghuni alam semesta dengan pesan positif mindset control, tetap tegar dan selalu tumbuhkan rasa percaya diri bahwa kita bisa melewati semua titik terendah dalam hidup,” tuturnya.

“Kita tidak sendiri, kita akan selalu bersama-sama semua. Percayalah akan ada satu titik terang menanti kita semua. Lapangkan dada kita untuk menerima semuanya, karena itu adalah sejatinya guru kita. Yakinlah kebahagiaan itu akan segera datang, bersiaplah menyambutnya,” imbuhnya.

Rasa optimis itu lah terus didengungkan Rezha ke dalam lirik lagu anyar ini. Single “We Will See The Light” ini pun bisa dinikmati di pelbagai platform musik digital. Tidak mau berlama-lama, ia pun kini tengah ancang-ancang mempersiapkan single ketiganya. “Sedang persiapan untuk single ketiga akan rampung dan siap rilis bulan Juni mendatang. Salam Damai untuk semua saudara di semesta raya,” ucap Rezha.

See also  Implementasi Konsep Tri Hita Karana, DTW Uluwatu Tetap Persembahkan Gebogan Buah Dimansa Pandemi

“Secara keseluruhan single saya, saya produksi sendiri di studio pribadi. Untuk instrument diluar ranah saya, ada beberapa session player yang membantu,” cetusnya.

Rezha sendiri mengawali karirnya di dunia musik dari tahun 2005. Di awal karirnya, dia adalah seorang gitaris band di Bali. Di band itu pula Rezha mencoba menulis lagu. Namun seiring berjalannya waktu berpikir untuk memilih jalannya sendiri sebagai seorang solois. Menapaki karir solois kembali semenjak tahun 2008 hingga saat ini, Rezha tampil di beberapa hotel dan restoran di Bali, juga sebagai wedding Singer.

“Akhirnya saya memutuskan untuk kembali berkarya sejak pertengahan tahun 2019, dan telah menghasilkan beberapa single hingga saat ini, dengan saya sebagai pencipta lagu dan sekaligus yang menyanyikannya,” terangnya.

Seperti apa musik yang saya tawarkan?
“Musik saya bergenre pop dengan konsep akustik atau unplugged. Tentunya dengan bumbu tambahan seperti folk, ballad atau soul, mengarah ke american musik. Influence saya dalam bermusik adalah John Mayer dan Eric Clapton,” jawabnya. (MBP/r)

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *