Siswa Berdarah Prancis-Bali Bangga Menjadi Paskibraka Kabupaten Badung 2026

 Siswa Berdarah Prancis-Bali Bangga Menjadi Paskibraka Kabupaten Badung 2026

Elron Viknaron Triyu.

MANGUPURA – baliprawara.com

Menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung 2026 menjadi kebanggaan dan memberikan pengalaman yang sangat berarti bagi Elron Viknaron Triyu. Bagi pelajar SMA Taman Rama Jimbaran tersebut, kesempatan bergabung dalam tim pengibar bendera bukan sekadar menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga menjadi perjalanan yang mengubah cara pandangnya terhadap masa depan.

Siswa kelas XI IPS yang lahir pada 23 Januari 2009 itu mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam seleksi Paskibraka berawal dari dorongan para senior di sekolah. Ajakan tersebut membuatnya mulai mencari tahu berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut hingga akhirnya memutuskan mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Elron mengaku sebelumnya sama sekali tidak memiliki rencana untuk berkarier di lingkungan TNI maupun Polri. Namun pengalaman selama mengikuti pembinaan Paskibraka membuat pandangannya berubah dan memunculkan keinginan baru untuk menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia.

“Awalnya saya diajak senior ikut Paskibraka. Setelah mendengar banyak manfaatnya, seperti menjadi lebih disiplin, lebih teratur, dan mengubah pola hidup menjadi lebih baik, saya akhirnya memutuskan ikut seleksi,” ujar Elron saat ditemui di kawasan Pusat Pemerintahan Badung, Kamis (30/7).

Keberhasilannya menjadi satu dari 70 anggota Paskibraka Kabupaten Badung membuatnya merasakan secara langsung proses pendidikan karakter yang diberikan selama masa latihan. Tidak hanya kemampuan baris-berbaris yang diasah, para peserta juga dibentuk agar memiliki jiwa kepemimpinan, semangat kebangsaan, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.

Menurut Elron, pengalaman tersebut perlahan mengubah cita-citanya. Jika sebelumnya ia tidak pernah membayangkan menjadi aparat negara, kini ia justru semakin tertarik untuk bergabung bersama Polri setelah memahami nilai-nilai disiplin yang diterapkan selama mengikuti Paskibraka.

“Kalau sebelumnya tidak ada keinginan menjadi tentara atau polisi. Tapi setelah mengenal Paskibraka, saya jadi cukup tertarik bergabung dengan Polri,” ungkapnya.

Putra sulung pasangan Gary Mc William Prioux dan Yeni Yuliana itu menilai Paskibraka menjadi langkah awal yang penting dalam membangun mental serta karakter. Bekal tersebut diharapkannya dapat membantunya mengejar cita-cita di masa mendatang.

Ia juga mengaku bangga dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Baginya, kesempatan tersebut akan menjadi pengalaman yang selalu dikenang sekaligus motivasi untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Saya sangat senang dan bangga karena bisa lolos Paskibraka kali ini. Tentu ini pengalaman berharga,” tandasnya.

Elron Viknaron Triyu bersama Kepala Kesbangpol Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, dan puluhan anggota Paskibraka Badung.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, menjelaskan bahwa proses seleksi Paskibraka berlangsung melalui berbagai tahapan yang cukup ketat.

Seleksi dimulai dari pemeriksaan administrasi, tes wawasan kebangsaan, Tes Intelegensi Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, tes jasmani, pemeriksaan rohani, hingga sejumlah tahapan penilaian lainnya. Dari total 377 peserta yang mendaftar, hanya 70 orang yang akhirnya berhasil lolos menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Badung 2026.

Menurut Mas Arimbawa, seluruh peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik karena telah mampu melewati seluruh proses seleksi yang berlangsung secara objektif dan kompetitif.

Komposisi anggota Paskibraka tahun ini terdiri dari 35 peserta laki-laki dan 35 peserta perempuan yang berasal dari berbagai SMA di Kabupaten Badung. Selain menyiapkan pasukan untuk tingkat kabupaten, Badung juga berhasil mengirimkan delapan peserta menuju seleksi tingkat Provinsi Bali.

Lebih membanggakan lagi, satu peserta asal Kabupaten Badung berhasil terpilih sebagai wakil Provinsi Bali untuk mengikuti Paskibraka tingkat nasional. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kualitas generasi muda Badung mampu bersaing hingga level yang lebih tinggi.

Mas Arimbawa menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, para pelatih, serta Purna Paskibraka Indonesia yang terus melakukan pembinaan kepada para peserta.

Menurutnya, Paskibraka Kabupaten Badung tahun ini juga memiliki keunikan tersendiri karena mencerminkan semangat kebhinekaan yang menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan berbangsa.

Salah seorang anggota Paskibraka merupakan siswa SMA Taman Rama Jimbaran yang memiliki ayah berkewarganegaraan Prancis dan ibu yang berasal dari Bali. Kehadiran peserta tersebut dinilai menjadi gambaran bahwa semangat nasionalisme dapat tumbuh kuat di tengah latar belakang budaya dan keluarga yang beragam.

Mas Arimbawa mengatakan kondisi seperti itu tergolong jarang ditemui sehingga menjadi warna tersendiri bagi Paskibraka Kabupaten Badung tahun 2026. Menurutnya, keberagaman tersebut menunjukkan bahwa nilai persatuan tetap menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda Indonesia.

Sebagai bagian dari inovasi pembinaan tahun ini, Kesbangpol Badung juga akan menggelar apel atau gelar pasukan yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh anggota Paskibraka bersama Paskibra SMA se-Kabupaten Badung.

Diperkirakan sekitar 370 peserta dari enam kecamatan akan mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk pengecekan kesiapan menjelang pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang.

Selain itu, mulai 4 Agustus 2026 seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Badung akan menjalani masa karantina di hotel yang berada di sekitar kawasan Pusat Pemerintahan Badung.

Selama menjalani karantina, para peserta akan memperoleh pembekalan, pelatihan intensif, penguatan karakter, hingga pendampingan penuh dari para pelatih. Program tersebut disiapkan agar seluruh anggota dapat menjaga kondisi fisik, meningkatkan fokus, serta meminimalkan kelelahan menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kesbangpol Badung berharap seluruh rangkaian pembinaan tersebut mampu menghasilkan pasukan pengibar bendera yang tidak hanya siap menjalankan tugas secara maksimal, tetapi juga memiliki karakter disiplin, jiwa kepemimpinan, dan semangat kebangsaan yang kuat sebagai bekal dalam kehidupan mereka di masa depan. (MBP)

 

redaksi

Related post