SMKN 1 Denpasar Raih Juara II Internasional “Young Coder World Cup 2025”

 SMKN 1 Denpasar Raih Juara II Internasional “Young Coder World Cup 2025”

Siswa Skensa peraih juara foto bersama dengan Kepala SMKN 1 Denpasar Wayan Mustika dan guru pembimbing.

‎‎DENPASAR – baliprawara.com
‎SMKN 1 (Skensa) Denpasar kembali meraih prestasi membanggakan. Kali ini siswa sekolah yang dipimpin Wayan Mustika, S.Pd., M.Pd. itu meraih prestasi di tingkat internasional. Dalam ajang kompetisi “Young Coder World Cup 2025” siswa Skensa atas nama I Made Ricko Alexa Juniastra berhasil meraih juara II.

‎Kompetisi ini dilangsungkan secara bertahap. Dalam ajang Young Coder World Cup tingkat nasional yang digelar di Gedung Film Pesona Indonesia Jakarta Selatan, dalam kategori Web Senior, siswa Skensa I Made Ricko Alexa Juniastra (XII RPL 2) meraih peringkat I.  Sedangkan siswa Skensa Kadek Agus Arya Pranata (XI RPL 2) meraih peringkat III.

‎Kemudian I Made Ricko Alexa Juniastra melaju ke kompetisi Young Coder World Cup Tingkat Internasional dalam kategori Web – Senior, berhasil meraih juara II internasional.


‎I Made Ricko Alexa Juniastra menyampaikan, Young Coder World Cup 2025 Ini merupakan kompetisi coding dan Artificial Intelligence (AI) berskala internasional yang diselenggarakan oleh Timedoor Academy dengan dukungan EKRAF. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai kota dan negara, dengan tujuan mendorong generasi muda untuk memahami, menggunakan, dan menciptakan teknologi berbasis AI secara aman, etis, dan bermanfaat bagi masyarakat.
‎Tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Secure AI for All”, yang menekankan pentingnya peran AI dalam menyelesaikan permasalahan nyata sekaligus menjaga keamanan data dan tanggung jawab digital.

‎Sistem perlombaan Young Coder World Cup menggunakan format bertingkat yang mirip dengan sistem World Cup. Peserta tidak langsung bersaing di tingkat nasional atau internasional, tetapi harus melalui tahapan seleksi secara berjenjang, dimulai dari tingkat lokal, kemudian nasional, hingga internasional. Peserta wajib meraih juara pertama di tingkat sebelumnya untuk dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya. Jika tidak menjadi juara pertama, maka peserta tidak dapat melaju ke tahap selanjutnya. Sistem ini dirancang untuk memastikan bahwa hanya karya dan peserta terbaik di setiap tingkat yang dapat mewakili daerah, nasional, hingga negara di level internasional.

‎Dalam kompetisi ini, Ricko mengikuti kategori Artificial Intelligence / Web pada jenjang Senior, yaitu untuk peserta berusia 15 hingga 18 tahun. Pada kategori ini, peserta ditantang untuk membangun sebuah website berbasis teknologi web seperti HTML, CSS, dan JavaScript, dengan atau tanpa bantuan AI, yang menjawab topik “How AI Can Help Humans to Solve Problems”. Karya yang dibuat harus menjelaskan secara jelas permasalahan yang diangkat, solusi yang ditawarkan, serta bagaimana teknologi AI digunakan di dalam website tersebut. Selain pengembangan teknis, peserta juga diwajibkan melakukan presentasi dan demonstrasi karya secara langsung di hadapan dewan juri.

‎Dikatakan, proses kompetisi dimulai dari tahap pendaftaran dan pengumpulan karya yang berlangsung pada tanggal 1 hingga 31 Oktober 2025. Setelah seluruh karya terkumpul, panitia mengumumkan hasil babak penyisihan pada tanggal 10 November 2025. Peserta yang lolos kemudian mengikuti technical meeting tingkat lokal pada tanggal 14 November 2025 sebagai persiapan exhibition dan presentasi karya. Exhibition dan pengumuman juara tingkat lokal dilaksanakan pada rentang tanggal 17 hingga 28 November 2025. Pada tahap ini, hanya peserta yang meraih juara pertama tingkat lokal yang dinyatakan lolos ke tingkat nasional.

‎Setelah seluruh tahapan lokal selesai, panitia mengumumkan peserta yang lolos ke tingkat nasional pada tanggal 1 Desember 2025. Peserta terpilih kemudian mengikuti technical meeting tingkat nasional pada tanggal 3 Desember 2025. Exhibition tingkat nasional dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2025 di Jakarta, di mana peserta mempresentasikan karya terbaiknya untuk menentukan juara nasional yang akan mewakili Indonesia. Pada hari yang sama, panitia mengumumkan peserta yang lolos ke tingkat internasional.

‎Tahap internasional diawali dengan technical meeting internasional pada tanggal 15 Desember 2025. Puncak kompetisi berlangsung pada tanggal 16 Desember 2025 melalui demonstrasi proyek dan pengumuman juara tingkat internasional yang dilaksanakan secara daring, dengan melibatkan peserta dari berbagai negara.

‎Kepala SMKN 1 Denpasar Wayan Mustika didampingi Wakasek Humas Ketut Mertasih menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi ini. Diharapkan raihan prestasi ini bisa memberikan motivasi kepada siswa yang lain untuk mengukir prestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik di tingkat nasional dan internasional. (MBP2)

See also  Pengurus Komite SMKN 1 Denpasar Dikukuhkan, Widiana Karya Tetap Dipercaya Sebagai Ketua

Redaksi

Related post