Grab for Good, Tingkatkan Layanan Digital Masyarakat Asia Tenggara

Video peluncuran program Grab for Good

Jakarta (Bali Prawara)-
Sebagai Superapp terkemuka di Asia Tenggara, Grab mengumumkan program kontribusi sosial untuk memberdayakan lebih banyak masyarakat Asia Tenggara yakni “Grab for Good”, Selasa (24/9) di Hotel Westin Jakarta. Program tersebut dirancang untuk menjangkau sejumlah akses krusial ke teknologi, peningkatan keterampilan dan layanan digital.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, CEO and Co-founder Grab Anthony Tan, Co-founder Grab Hooi Ling Tan, Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, Ketua DPP Garkepin Bambang Prasetyo, dan Vice President Microsoft in Asia Pasific Ricky Kapur.

Menurut CEO and Co-founder Grab Anthony Tan disela kegiatan, Grab mengumumkan dua inisiatif unggulan di bawah peogram Grab for Good. Yakni sebuah pelatihan keterampilan dan literasi digital yang bekerja sama dengan Microsoft dan inisiatif “mendobrak sunyi”, yang memberikan kesempatan bagi teman tunarungu dengan keterbatasan pendengaran untuk dapat berpartisipasi lebih baik dalam ekonomi digital.

Pihaknya menyebutkan, dua inisiatif ini merupakan permulaan dari rencana tahunan Grab untuk mendukung setiap orang dan bisnis skala kecil dengan kemampuan teknologi yang krusial, serta sebagai pembekalan agar bisa berkembang dalam ekonomi global baru. “Asia Tenggara siap menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia tahun 2030, namun pada kenyataannya tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk ikut tumbuh bersama,” pungkasnya.

Dikatakanya, jika sektor swasta secara aktif menciptakan program untuk komunitas lokal, maka teknologi dapat lebih dijangkau oleh lebih banyak orang, dan proses pembelajaran keterampilan baru dapat dengan segera mengubah kehidupam lebih banyak orang Asia Tenggara. “Inti dari misi Grab for Good adalah membangun sebuah platfrom yang inklusif, dan telah menjadi komitmen perusahaan untuk menciptakan dampak positif dan berkelanjutan di setiap negara tepat Grab beroperasi,” tambahnya.

See also  Peringati World Turtle Day, Komunitas Peduli Lingkungan Lepas Ratusan Tukik

Dengan memanfaatkan kapasitas teknologi, platform, dan kerja sama, Grab telah menetapkan sebuah misi besar untuk program “Grab for Good” yang akan dicapai pada tahun 2025. Yakni Meningkatkan inklusi dan literasi digital di Asia Tenggara, dan memberdayakan wirausahawan mikro dan bisnis skala kecil.

Untuk memastikan bahwa setiap orang, terlepas dari Iatar belakang atau kemampuan, dapat menikmati manfaat dari pertumbuhan ekonomi digital, Grab bertekad meningkatkan literasi digital dan inklusi bagi lebih dari 3 juta masyarakat Asia Tenggara pada tahun 2025 melalui kemitraan dengan pemerintah, perusahaan swasta dan organisasi nirlaba.

Tidak hanya itu, Grab juga akan membantu 5 juta pebisnis tradisional dan merchant kecil, disamping 5 juta wirausaha mikro yang tergabung dalam platfrom Grab untuk mendigitalisasi alur dan proses kerja mereka. Serta melatih 20 ribu siswa melalui inisiatif pengembangan talenta teknologi, dengan bekerja sama dengan institusi pendidikan, lembaga nirlaba dan perusahaan teknologi terdepan. (praw)

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *