Selama Nataru, Pengajuan Extra Flight di Bandara Ngurah Rai Turun Drastis

 Selama Nataru, Pengajuan Extra Flight di Bandara Ngurah Rai Turun Drastis

Mangupura – baliprawara.com
Pengajuan extra flight atau penerbangan tanbahan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini mengalami penurunan drastis dibandingkan periode tahun lalu. Dari data yang ada, pengajuan extra flight saat Nataru tahun lalu mencapai 765 extra flight dengan 145 ribu kursi. Sementara tahun ini pengajuan extra flight hanya mencapai 367 dengan 75 ribu kursi atau turun sebanyak 108 persen.

See also  Gelar RAT, KSP Guna Prima Dana Serahkan KUR dan 1.000 Parcel Kepada Anggota

Kepala Otban Wilayah IV, Elfi Amir ditemui usai pembukaan Posko Monitoring Angkutan Udara Nataru, Kamis (19/12/2019) di terminal kedatangan domestik membenarkan kondisi tersebut. Pihaknya mengatakan, sesuai dengan prediksi secara nasional, menurunnya penggunaan transportasi udara mencapai 8,4 persen. Namun khusus di bandara Ngurah Rai, pertumbuhan penumpang saat Nataru kali ini diperkirakan masih stabil.

Hal itu seiring dengan bertambahnya penerbangan reguler rute internasional dan pertumbuhan pengajuan extra flight dari maskapai asing. “Kita optimis kondisi di Bandara Ngurah Rai masih stabil. Memang secara nasional itu kecenderungan menurun, tapi internasional naik. Sehingga kondisi nasional ini akan ditutup oleh internasional,” ujarnya.

See also  CIMB Niaga Dukung Perbarindo dan Pengembangan Bisnis BPR-BPRS 

Kondisi tersebut kata dia, dipengaruhi oleh kondisi daya beli dan ekonomi masyarakat, serta harga tiket saat ini. Apalagi saat Nataru yang merupakan masa peak season, tentunya pihak maskapai cenderung menetapkan harga tiket pada zona batas atas.

Sementara, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado memaparkan, terkait masa libur Nataru tahun ini yang dimulai dari tanggal 19 Desember 2019 – 6 Januari 2020, pihaknya memperkirakan puncak arus liburan di Bandara Ngurah Rai akan terjadi pada tanggal 21 Desember. Sementara arus balik terjadi pada tanggal 5 Januari 2020. Dari 367 permohonan extra flight saat Nataru tahun ini, untuk keberangkatan diisi 180 permohonan dan kedatangan 187 permohonan. Permohonan tersebut diajukan oleh 6 airline, yaitu Air Asia 135 extra flight, Garuda Indonesia 46 extra flight, Malindo Air 12 extra flight, Korean Air 4 extra flight, Lion Air 114 extra flight dan Citilink 56 extra flight.

See also  Penggemar OPPO Find N2 Flip, Rela Ikut Lelang Rp 230 Juta untuk Jadi Pengguna Pertama di Indonesia

Dijelaskannya, rute terbanyak yaitu dari dan ke Denpasar-Jakarta sebanyak 351 penerbangan, disusul Kuala Lumpur 6 penerbangan, Brisbane (Australi) 6 penerbangan dan Incheon (Korea) 4 penerbangan. “Jumlah personil siaga posko Nataru ini sebanyak 1.346 orang dari berbagai unsur, baik Avsec, TNI AU, Polisi KP3, Polisi K-9, Basarnas, KKP, Angkasa Pura, Otban dan Pecalang. Personil siaga posko perhari dibagi menjadi 3 shift perhari dengan 38 orang personil,” paparnya. (praw)

See also  Sukses Digelar di The Nusa Dua, ITIF 2023 Dorong Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Global

prawarautama

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *